Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menyebutkan terhitung Januari hingga September 2026 telah menangani 12.204 pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

"Jumlah pasien ISPA terhitung Januari hingga akhir September 2026 tercatat mencapai 12.204 kasus. Pasien ISPA ini terdiri dari balita, anak-anak, remaja, dewasa dan lanjut usia atau lansia," kata Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong Asep Setia Budiman di Rejang Lebong, Jumat.

Dia menjelaskan, jumlah pasien ISPA ini diketahui berdasarkan laporan dari 21 puskesmas tersebar dalam 15 kecamatan di Rejang Lebong, serta mereka yang berobat ke RSUD Rejang Lebong.

Kalangan warga daerah itu yang terserang ISPA tersebut, kata dia, terdiri atas kelompok balita sebanyak 2.326 kasus, kemudian anak-anak 1.973 kasus, remaja 1.467 kasus, usia dewasa 4.814 kasus, serta kelompok lanjut usia (lansia) sebanyak 1.624 kasus.

"Jumlah warga yang terserang ISPA ini terbanyak pada September kemarin dengan total mencapai 1.796 kasus, serta pada April sebanyak 1.499 kasus, dan pada Januari sebanyak 1.430 kasus," terangnya.

Menurut dia, banyak warga setempat yang terserang ISPA akibat fenomena cuaca pancaroba serta perubahan suhu yang tidak menentu menjadi pemicu utama menurunnya daya tahan tubuh masyarakat hingga rentan terpapar penyakit ini.

Warga yang terserang ISPA ini mengalami keluhan berupa demam, batuk, pilek, hingga sakit tenggorokan. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi virus yang serangannya kian cepat saat imunitas tubuh melemah.

Jumlah kasus ISPA ini diperkirakan akan terus bertambah, mengingat saat ini wilayah Kabupaten Rejang Lebong juga mulai terdampak fenomena kabut asap kiriman akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah tetangga.

Untuk mencegah terpapar ISPA, dia mengimbau warga Rejang Lebong agar mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna menghindari paparan asap dan debu.

Selain itu, warga juga diminta untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), mengonsumsi makanan bergizi, meningkatkan asupan vitamin C, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga pola istirahat yang cukup.

Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.