Depok (ANTARA) - Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dari Sekolah Vokasi menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat (pengmas) untuk mendampingi UMKM melakukan penguatan kapasitas digital dan daya saing pelaku usaha di wilayah Jabodetabek.
Inisiatif program ini digagas oleh tim mahasiswa Sekolah Vokasi UI yang diketuai oleh Nazwa Khalisya Amanda di bawah bimbingan Bintang Mukhammad Burhanudin Akbar, yang juga Ketua Lembaga Vokasi UI.
Nazwa Khalisya Amanda di kampus UI Depok, Jumat menuturkan bahwa kekuatan program ini terletak pada keterlibatan UMKM dari berbagai wilayah, menandakan program ini sebagai wadah kolaborasi yang luas antar pelaku usaha.
Selain memperoleh keterampilan baru, para peserta juga memiliki kesempatan untuk saling berbagi pengalaman dan membangun jejaring bisnis yang dapat mendukung pengembangan usaha mereka di masa mendatang.
“Kami ingin menciptakan ekosistem kolaboratif yang lebih luas. Dengan menghadirkan UMKM
dari berbagai wilayah, kami mendorong pertukaran ide, berbagi praktik baik, dan perluasan jaringan usaha. Ini adalah bagian dari upaya nyata Sekolah Vokasi UI dalam mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor UMKM yang tangguh,” ujar Khalisya.
Program ini didukung oleh pendanaan Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial (DPIS) UI dengan melibatkan pelaku UMKM dari Depok, Bogor, Jakarta, dan Tangerang Selatan.
Melalui pendampingan langsung, mahasiswa berupaya membantu peserta menghadapi berbagai tantangan pengembangan usaha, mulai dari pemanfaatan teknologi digital, penguatan identitas merek (branding), dan perluasan akses pasar.
Program ini dirancang tidak hanya untuk memberikan pemahaman konseptual mengenai pengelolaan usaha, tetapi juga membekali pelaku UMKM dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan untuk mengembangkan bisnis mereka.
Rangkaian materi pendampingan yang diberikan mencakup optimalisasi media sosial sebagai
sarana pemasaran, kreasi konten digital, fotografi produk, hingga pengembangan desain kemasan yang menarik.
Pendekatan tersebut dipilih karena dinilai relevan dengan kebutuhan pelaku usaha yang kini harus mampu membangun kehadiran digital sekaligus menciptakan citra produk yang kuat di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Sementara itu, Bintang Mukhammad Burhanudin Akbar menegaskan bahwa program “UMKM
Naik Kelas” merupakan pengejawantahan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini menempatkan mahasiswa tidak hanya menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar memberikan solusi atas kebutuhan riil yang dihadapi masyarakat.
Pewarta: Feru Lantara
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.