Timika (ANTARA) - Sekolah Rakyat Terintegrasi 76 Mimika, di Kabupaten Mimika, Papua Tengah mendapatkan bantuan 17 unit komputer dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Kepala Sekolah Rakyat 76 Ajeng Wulandari di Timika, Kamis mengatakan bantuan tersebut untuk mendukung proses belajar mengajar siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi 76 Mimika.

"Kami mendapatkan 17 unit komputer PC. 14 unit untuk laboratorium komputer. Sementara empat unit lain satu diperuntukkan untuk bendahara, satu di ruangan perpustakaan, satu unit untuk operator dan satu unit di tata usaha," ujarnya.

Ia mengatakan dengan bantuan 14 unit komputer yang sudah diterima pada bulan Juni tersebut maka saat ini sekolah itu telah memiliki fasilitas laboratorium komputer.

"Yang belum ada ini laboratorium IPA, sementara untuk perpustakaan kami masih menggunakan salah satu ruang kelas untuk perpustakaan sementara dengan jumlah buku terbatas hanya buku pelajaran saja," ujarnya.

Ia mengatakan dalam proses belajar mengajar Sekolah Rakyat Terintegrasi 76 Mimika juga didukung fasilitas belajar meliputi papan tulis digital (smartboard) dan juga laptop untuk siswa. Jumlah guru yang mengajar di Sekolah Rakyat 76 Mimika sebanyak tujuh orang guru tetap dan tujuh orang guru tamu.

"Guru tamu itu guru dari luar bukan guru tetap , mereka masuk mengajar pas jam pelajarannya saja," ujarnya.

Selain mengikuti pelajaran dalam kelas para siswa di sekolah rakyat juga mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, paduan suara dan Peraturan Baris Berbaris (PBB).

Sekolah Rakyat Terintegrasi 76 Mimika telah berusia 10 bulan sejak diluncurkan secara resmi oleh Bupati Mimika Johannes Rettob pada 10 Oktober 2025.

Ia mengatakan sejak diluncurkan proses pendidikan di sekolah itu terus berkembang, meskipun belum menunjukkan pencapaian prestasi secara akademik namun prestasi secara non akademik sudah mulai ditorehkan.

"Baru baru ini ada tiga orang siswa kami dari sekolah rakyat juga menjadi perwakilan anggota Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka (Paskibraka) pada peringatan HUT ke 81 RI baik di tingkat kabupaten dan provinsi. Satu ditingkat kabupaten dan dua di tingkat provinsi,"ujarnya.

Selain itu juga beberapa prestasi di bidang olahraga seperti di bidang atletik tingkat kabupaten juga telah di raih oleh sekolah tersebut.

"Kalau secara akademik belum karena kami masih melakukan banyak penyesuaian. Kemarin sempat ikut Olimpiade Sains Nasional (OSN) tetapi belum lolos," ujarnya.

Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.