Sekda Gumas tekankan peran posyandu layani seluruh siklus kehidupan

Selasa, 21 Juli 2026 04:18 WIB

Image Print

Sekda Gumas Richard, Plt Kepala Dinkes Rina Sari, Ketua Tim Pembina Posyandu Mimie Mariatie Jaya S Monong, dan lainnya berfoto bersama usai pembukaan bimtek di Kuala Kurun, Senin (20/7/2026). (ANTARA/HO-Dinkes Gumas)

Kuala Kurun (ANTARA) - Sekda Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah Richard menekankan pos pelayanan terpadu (posyandu) kini memiliki peran strategis dalam melayani seluruh siklus kehidupan masyarakat.

"Yang dimaksud seluruh siklus kehidupan yakni mulai dari ibu hamil, bayi, balita, anak usia sekolah, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia," ucapnya saat membuka bimbingan teknis tim pembina posyandu dalam pengelolaan posyandu bidang kesehatan di Kuala Kurun, Senin.

Penguatan peran posyandu ini merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, yang memperkuat peran Tim Pembina Posyandu sebagai penggerak koordinasi lintas sektor.

Ia mengajak seluruh perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Pembina Posyandu untuk terus membangun komunikasi dan tidak bekerja secara parsial dalam menangani tantangan kesehatan masyarakat, seperti stunting, imunisasi, kesehatan ibu dan anak, hingga penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

Kegiatan bimtek ini juga mendukung misi kabupaten bermoto "Habangkalan Penyang Karuhei Tatau" khususnya misi kedua, yakni peningkatan kualitas pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berbudaya, dan berdaya saing.

Baca juga: Legislator Gumas apresiasi GKE berikan ruang bagi anak terlibat dalam pelayanan

Posyandu memiliki peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sejak masa kehamilan hingga lanjut usia, sehingga keberadaannya menjadi fondasi bagi terwujudnya sumber daya manusia Gumas yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Gumas Rina Sari menyampaikan, bimtek diikuti 84 peserta yang terdiri atas Ketua TP-Posyandu kabupaten, dan Tim Pembina Posyandu kabupaten.

Peserta lainnya yakni Ketua Tim Pembina Posyandu kecamatan, Kepala Puskesmas, pemegang program promosi kesehatan pada UPT Puskesmas, TP-PKK, organisasi profesi, perangkat daerah terkait, Ketua TP-Posyandu Kelurahan, serta perwakilan kader Posyandu.

Ia menjelaskan, kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Ketua Tim Pembina Posyandu Gumas, Dinas Kesehatan Kalteng, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kabupaten.

Adapun tujuan kegiatan yakni untuk meningkatkan kapasitas Tim Pembina Posyandu dalam pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan, guna mendukung Transformasi Layanan Primer serta penguatan Posyandu dalam pencapaian enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Pembina Posyandu Gumas Mimie Mariatie Jaya S. Monong mengungkapkan, Kabupaten setempat berhasil meraih peringkat pertama dalam penilaian penurunan stunting se-Kalteng pada 2025.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk kader Posyandu, atas capaian tersebut, serta menegaskan bahwa prestasi itu menjadi amanah untuk terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Ke depan Posyandu akan didorong untuk bertransformasi secara kelembagaan sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD/LKK).

"Ini sekaligus memperkuat enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan bidang sosial," demikian Mimie.

Baca juga: Bupati Gumas jadikan nobar Piala Dunia 2026 momentum perkuat silaturahmi

Baca juga: Legislator Gumas minta masyarakat tak ragu daftarkan anak ke Sekolah Rakyat

Baca juga: Pemkab apresiasi AKBP Arum jadi Polwan pertama menjabat Kapolres Gumas

Pewarta : Chandra
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.