SD Unggulan Muslimat NU Kudus meraih juara sepak bola U-12 putri

Minggu, 18 Oktober 2026 20:45 WIB

Image Print

Tim sepak bola putri SD Unggulan (SDU) Muslimat NU Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berhasil meraih gelar juara turnamen sepak bola putri usia 12 tahun (U-12) 2026 dalam turnamen MilkLife Soccer Challenge Kudus Series 1 2026-2027 di Stadion Super Soccer Arena Kudus, Minggu (18/10/2026).  ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

Kudus (ANTARA) - Tim sepak bola putri SD Unggulan Muslimat NU Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berhasil meraih juara turnamen sepak bola putri U-12 2026 yang diikuti sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) dari sejumlah daerah di Jateng.

Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Kudus Series 1 2026-2027 yang berlangsung di Stadion Super Soccer Arena (SSA) Kudus mulai 13-18 Oktober 2026 itu, diikuti peserta dari Kabupaten Kudus, Pati, Rembang, Demak, dan Jepara.

Menurut Pelatih Sepak Bola SDU Muslimat NU Kudus Ahmad Yusuf di Kudus, Minggu, pihaknya memang mempersiapkan anak didiknya menjelang turnamen sejak dua bulan sebelumnya.

"Meski demikian, para pemain sebelumnya juga rutin mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di sekolah. Tetapi menjelang turnamen kami mengintensifkan latihannya," ujarnya usai Upacara Penyerahan Penghargaan (UPP) pemenang di SSA Kudus, Minggu (18/10).

Ia menjelaskan para pemain menjalani proses pembinaan bersama tim tersebut sejak tiga tahun sebelumnya untuk mengikuti turnamen sepak bola putri. Sedangkan latihan rutin dilaksanakan di lapangan futsal setiap hari Rabu serta lapangan sekolah pada Selasa dan Sabtu. Hasilnya tahun ini bisa juara.

Sementara itu, Sekretaris Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kudus Anggun Nugroho mengatakan antusiasme peserta dalam kompetisi sepak bola putri kelompok usia dini terus meningkat sejak pertama kali diselenggarakan pada 2023.

Pada penyelenggaraan tahun ini, jumlah sekolah di Kudus yang berpartisipasi dalam kelompok usia U-8, U-10, dan U-12 mencapai 100-an sekolah. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang diikuti 60-an sekolah.

Anggun mengatakan Disdikpora Kudus mendorong sekolah untuk lebih aktif menyosialisasikan kegiatan sepak bola putri kepada siswa dan orang tua. Dukungan keluarga dinilai penting agar semakin banyak anak memiliki kesempatan mengikuti pembinaan dan mengembangkan potensi di bidang olahraga.

Ia juga berharap keberhasilan SDU Muslimat NU meraih gelar juara dapat menjadi motivasi bagi sekolah lain di Kudus untuk meningkatkan intensitas latihan dan pembinaan atlet secara rutin.

Menurut dia Kudus memiliki potensi untuk mengembangkan sepak bola putri, didukung fasilitas latihan yang tersedia melalui Bakti Olahraga Djarum Foundation. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh anak-anak dari SD dan MI untuk berlatih dan meningkatkan kemampuan.

Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation Satia Chandra Wiguna menambahkan meningkatnya partisipasi dalam kompetisi sepak bola putri tidak terlepas dari dukungan orang tua, sekolah, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan Kementerian Agama.

Keberhasilan penyelenggaraan kompetisi sebelumnya, termasuk MLSC dan Srikandi Merdeka Cup, turut mendorong tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap pembinaan sepak bola putri.

Ia menyebut jumlah peserta kelompok usia delapan tahun pada penyelenggaraan kali ini meningkat hingga mencapai 273 anak. Peningkatan tersebut menjadi indikasi semakin besarnya minat anak-anak untuk mengenal dan menekuni sepak bola sejak dini.

Menurut dia momentum positif sepak bola putri Indonesia, termasuk keberhasilan tim nasional putri lolos ke Piala Asia, turut meningkatkan perhatian orang tua dan sekolah terhadap peluang pembinaan atlet putri.

Ke depan, penyelenggara berharap semakin banyak sekolah yang berpartisipasi sehingga muncul bibit-bibit pemain baru yang dapat berkembang ke jenjang kompetisi lebih tinggi, bahkan berpeluang memperkuat tim nasional putri Indonesia.

Sementara juara dua untuk U-12, yakni SDN Karangsono 2 Mranggen, Demak. Sedangkan untuk U-10 juara I SDN Jambean 02 Pati dan II MI NU Baitul Mukminin.

Baca juga: Petani di Kudus mulai tanam padi

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.