Minggu, 26 Juli 2026 - 09:00 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, APBN akan tetap terjaga di tengah kenaikan harga minyak mentah di tingkat global.

Baca Juga

Namun, Dia tak memungkiri bahwa ruang fiskal yang sebelumnya tersedia seiring penurunan harga minyak, menjadi kembali terbatas seiring dengan penguatan kembali harga minyak mentah di tingkat global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masih (APBN kuat). Tapi ketika harga minyak turun, saya pikir saya ada ruang untuk menambah belanja, ke daerah, dan lain-lain ya, termasuk kementerian/lembaga (KL)," kata Purbaya, dikutip Minggu, 26 Juli 2026.

Baca Juga

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Istana Kepresidenan

Photo :

  • Yeni Lestari/VIVA

"Artinya sekarang kalau balik lagi (harga minyak naik), ruangnya semakin terbatas saja. Tapi tidak membahayakan APBN sendiri, karena ini bukan keadaan baru kan,” ujarnya.

Baca Juga

Selain itu, Purbaya memastikan bahwa kenaikan harga minyak mentah di tingkat global, tidak akan mengganggu pelaksanaan paket stimulus ekonomi periode semester II-2026.

Dia menjelaskan, anggaran paket stimulus tersebut telah ditetapkan oleh pemerintah, dengan menggunakan asumsi harga minyak mentah global yang cenderung tinggi.

“Waktu (rancangan) stimulus kemarin (semester II), dilakukan dengan asumsi harga minyak 100 dolar AS per barel, jadi tidak ada perubahan yang terlalu signifikan. Cuma yang mau saya tambahkan, ke kementerian/ lembaga (K/L) maupun ke daerah mungkin tidak leluasa sebelumnya,” kata Purbaya.

Dia memastikan, pemerintah akan tetap menjaga harga BBM bersubsidi tetap di harga yang ditetapkan saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau (BBM) yang subsidi akan kita jaga terus. Cuma kemarin waktu di rapat kabinet, Presiden (Prabowo Subianto) meminta kami melakukan simulasi untuk harga minyak dengan skenario yang berbeda. Jadi kita sedang hitung tadi," ujarnya.

Sebagai informasi, pada perdagangan Kamis, 23 Juli 2026, harga minyak mentah jenis WTI melonjak lebih dari 6 persen ke atas US$92 per barel, sementara jenis Brent naik lebih dari 6 persen hingga menembus US$100 per barel atau menjadi yang tertinggi sejak awal Juni 2026. (Ant).

Emas Antam.

Harga Emas Hari Ini 25 Juli 2026: Produk Antam Bersinar di Akhir Pekan

Harga emas produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dibanderol seharga Rp 2.612.000 per gram pada perdagangan hari ini. Harga itu naik Rp 7.000 per gram dibanding perdagangan.

VIVA.co.id

25 Juli 2026