RSUD Muara Teweh berikan pelayanan kesehatan korban kebakaran di Liang Buah

Kamis, 17 September 2026 08:58 WIB

Image Print

Petugas medis RSUD Muara Teweh bersama Pemerintah Kecamatan Teweh Baru melaksanakan pelayanan kesehatan bergerak bagi masyarakat terdampak musibah kebakaran di Desa Liang Buah, Kabupaten Barito Utara, Rabu (16/9/2026). ANTARA/HO-RSUD Muara Teweh

Muara Teweh (ANTARA) - Petugas medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, bersama Pemerintah Kecamatan Teweh Baru melaksanakan pelayanan kesehatan bergerak bagi masyarakat terdampak musibah kebakaran di Desa Liang Buah, Kecamatan Teweh Baru.

"Pelayanan kesehatan bergerak merupakan bagian dari upaya RSUD Muara Teweh menjalankan fungsi sosial sekaligus memastikan masyarakat yang mengalami musibah tetap mendapatkan pelayanan kesehatan," kata Pelaksana Harian (Plh) Direktur RSUD Muara Teweh drg. Dwi Agus Setijowati di Muara Teweh, Kamis.

Menurut dia, pelayanan kesehatan tersebut secara khusus diberikan kepada salah satu korban luka bakar bernama Jawaw, yang menjadi korban dalam musibah kebakaran yang menghanguskan empat buah rumah di Desa Liang Buah pada Jumat (11/9).

Kegiatan dipimpin langsung Plt Camat Teweh Baru sekaligus Plh Direktur RSUD Muara Teweh, drg. Dwi Agus Setijowati. Dalam kegiatan tersebut, ia membawa langsung rombongan bidang pelayanan medik RSUD Muara Teweh untuk memberikan pelayanan kepada korban.

Turut mendampingi dalam pelayanan tersebut dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Muara Teweh, dr. Rusdin Isnain Makbul, Sp.DVE, yang melakukan pemeriksaan dan memberikan pelayanan medis terhadap korban luka bakar.

Dwi Agus mengatakan, pelayanan kesehatan bergerak merupakan bagian dari upaya RSUD Muara Teweh menjalankan fungsi sosial sekaligus memastikan masyarakat yang mengalami musibah tetap mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Kami hadir langsung ke Desa Liang Buah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak musibah, khususnya Jawaw yang mengalami luka bakar. Ini merupakan bentuk kepedulian dan fungsi sosial pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Dwi Agus.

“Untuk korban luka bakar, tentunya perlu dilakukan pemeriksaan dan pemantauan. Karena itu, dokter spesialis kami ikut turun langsung sehingga kondisi pasien dapat diperiksa secara lebih menyeluruh,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelayanan kesehatan tidak hanya berorientasi pada pelayanan di fasilitas kesehatan, tetapi juga perlu menjangkau masyarakat yang dalam kondisi tertentu membutuhkan pelayanan secara langsung di tempat tinggalnya.

Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.