Jakarta (ANTARA) - Dua atlet Indonesia Robi Syianturi dan Odekta Naibaho mampu menembus posisi sembilan besar maraton Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada pertandingan yang berlangsung di Nagoya, Jepang, Sabtu.
Dikutip dari laman penyelenggara, Robi finis di urutan keenam kategori putra dengan catatan waktu dua jam 13 menit 12 detik.
Sementara pada nomor putri, Odekta menyelesaikan balapan di peringkat sembilan dengan torehan waktu dua jam 35 menit 24 detik.
Bagi Robi, torehan waktu dalam Asian Games 2026 belum melampaui rekor pribadi yang juga rekor nasional dan Asia Tenggara, yakni dua jam 12 menit dan 20 detik. Catatan itu diukirnya di Copenhagen Marathon, Denmark, Mei 2026.
Namun, durasi lari maraton Robi dalam Asian Games 2026 belasan menit lebih tajam dibandingkan ketika dia mendapatkan medali emas maraton SEA Games 2025, Thailand, yakni dua jam 27 menit 33 detik.
Apa yang digapai Robi dalam Asian Games 2026 menjadi hal positif lantaran itu menjadi debut sang atlet dalam nomor maraton Pesta Olahraga Asia tersebut. Sebelumnya pada Asian Games 2018 dan 2022, Robi berkompetisi pada nomor lari 10.000 dan 5.000 meter.
Bagi Odekta, peraih medali emas maraton di SEA Games 2021, 2023 dan 2025, torehan waktu dalam Asian Games 2026 juga belum melewati rekor pribadi yang juga rekor nasional maraton putri, yaitu dua jam 31 menit 34 detik.
Akan tetapi, catatan waktu Odekta dua jam 35 menit 24 detik dalam Asian Games 2026 lebih bagus dibandingkan saat dia menjadi yang terbaik dalam tiga edisi SEA Games.
Pada SEA Games 2021, Odekta berlari dengan waktu tempuh dua jam 55 menit 27 detik, lalu dua jam 48 menit 14 detik pada SEA Games 2023 dan dua jam 43 menit 13 detik dalam SEA Games 2025.
Odekta juga memperbaiki torehan waktu lari yang dibuatnya pada maraton putri Asian Games 2022 yaitu dua jam 37 menit 51 detik, di mana dia menduduki peringkat 10.
Dalam Asian Games 2026, medali emas maraton putra diraih atlet tuan rumah Jepang Ichitaka Yamashita (dua jam 10 menit 49 detik), disusul pelari India Sawan Barwal (dua jam 11 menit 37 detik) yang meraih perak dan perunggu dikantongi wakil China Feng Peiyou (dua jam 12 menit 13 detik).
Pada kategori putri, medali emas direbut atlet Bahrain Shitaye Habte (dua jam 27 menit 31 detik), perak digondol pelari China Cirencuomu (dua jam 27 menit 43 detik) dan perunggu digenggam wakil Jepang Mikuni Yada (dua jam 27 menit 56 detik).
Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.