Jakarta (ANTARA) - Institut Français d'Indonésie (IFI) bekerja sama dengan Alliance Française (AF) di Indonesia, Business France, dan Disciples Escoffier Indonesia serta Kementerian Pariwisata bekerja sama mempromosikan kuliner Prancis dan Indonesia.
"Kementerian Pariwisata berkomitmen untuk menghadirkan wisata gastronomi sebagai salah satu program unggulan kami," ujar Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini dalam sambutannya di Jakarta, Rabu.
Kementerian Pariwisata melalui "Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG)", kata dia, menjadikan kekayaan kuliner khas dari berbagai daerah di Indonesia sebagai daya tarik utama wisata.
Terlebih, Indonesia merupakan negara kepulauan dengan 17.000 lebih pulau yang memiliki beragam rempah-rempah serta ciri khas masing-masing.
"Ketika anda bertanya tentang apa itu makanan Indonesia, saya pikir kita tidak memiliki satu-satunya jawaban, karena kita sangat besar, 17 ribu pulau. Ini memakan waktu 40 tahun. Untuk anda, Chef, jika anda ingin berkeliling Indonesia, membutuhkan 40 tahun untuk menyelesaikan setiap pulau di Indonesia," katanya.
Ia mengutip data Badan Pusat Statistik yang mencatat bahwa 58 persen wisatawan mancanegara (wisman) yang ke Indonesia menghabiskan aktivitas wisata yang berkaitan dengan makanan.
Dengan demikian, pemerintah menjadikan gastronomi sebagai salah satu fokus program untuk mendongkrak kinerja ekonomi dari sektor pariwisata.
Dia juga berharap gelaran "Rendez-vous Rasa: France-Indonesia Gastronomy Week 2026" yang digelar mulai tanggal 23 September hingga 4 Oktober 2026 di seluruh Indonesia ini mampu mempromosikan gastronomi atau kuliner kedua negara serta menjadi bagian dari diplomasi serta menciptakan peluang pertukaran para koki, profesional bidang kuliner, lembaga pendidikan hingga masyarakat umum.
Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, Fabien Penone, menyambut baik kolaborasi ini sebagai wujud penguatan kemitraan antara Prancis dan Indonesia.
"Kerja sama antara Prancis dan Indonesia di bidang gastronomi bukan sekadar tentang memamerkan masakan masing-masing negara. Tetapi juga tentang membangun hubungan baik jangka panjang antara tradisi kuliner, profesional, dan generasi muda, sekaligus berkontribusi pada pelestarian dan pembaruan warisan gastronomi kita.
Kolaborasi ini mencerminkan keyakinan bersama, gastronomi mencapai puncaknya ketika mampu menciptakan dialog, pertukaran, dan inspirasi timbal balik," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: RI-Prancis kolaborasi promosikan kuliner lewat "Rendez-vous Rasa"
Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.