1. Campurkan bahan adonan
Masukkan tepung terigu, ragi instan, dan gula pasir ke dalam wadah. Aduk hingga tercampur rata.
Tuangkan air hangat sedikit demi sedikit sambil menguleni adonan. Setelah bahan mulai menyatu, tambahkan minyak goreng dan garam.
Uleni sampai adonan terasa elastis dan tidak terlalu lengket di tangan. Jika adonan masih kering, tambahkan sedikit air. Sebaliknya, jika terlalu lengket, hindari menambahkan tepung terlalu banyak sekaligus agar pizza tidak menjadi keras.
2. Diamkan adonan hingga mengembang
Bulatkan adonan, lalu letakkan di dalam wadah yang sudah diolesi sedikit minyak. Tutup menggunakan kain bersih atau penutup wadah.
Diamkan sekitar 45–60 menit di tempat hangat, atau sampai volumenya bertambah sekitar dua kali lipat. Waktu pengembangan bisa berbeda tergantung suhu ruangan dan kondisi ragi.
Tahap ini penting untuk menghasilkan tekstur pizza yang empuk. Pastikan ragi masih aktif dan air yang digunakan tidak terlalu panas karena suhu tinggi dapat merusak aktivitas ragi.
3. Siapkan panci magic com
Olesi bagian dasar dan sisi panci magic com dengan sedikit margarin atau minyak goreng agar adonan tidak mudah menempel.
Kempiskan adonan secara perlahan untuk mengeluarkan sebagian gas di dalamnya. Kemudian, pipihkan adonan mengikuti bentuk dasar panci.
Usahakan ketebalan adonan cukup merata. Jangan membuat bagian tengah terlalu tebal karena bagian tersebut bisa lebih sulit matang.
Tusuk-tusuk permukaan adonan menggunakan garpu agar tidak terlalu menggelembung saat dimasak.
4. Tambahkan saus dan topping
Oleskan saus tomat atau saus pizza di atas adonan. Sisakan sedikit bagian pinggir agar terbentuk kerak pizza.
Tambahkan sosis, bawang bombai, dan topping lainnya. Taburkan keju di bagian atas sesuai selera.
Pastikan topping tidak terlalu tebal atau basah. Topping yang berlebihan dapat membuat bagian atas pizza lembap dan memperlambat proses pematangan.
Jika menggunakan sayuran yang mengandung banyak air, seperti jamur, sebaiknya masak terlebih dahulu hingga kadar airnya berkurang.
5. Masak menggunakan magic com
Masukkan panci ke dalam magic com, kemudian tutup dan tekan tombol memasak atau cook.
Masak selama sekitar 30–45 menit sebagai perkiraan awal. Waktu sebenarnya dapat berbeda tergantung daya magic com, ketebalan adonan, dan karakter alat yang digunakan.
Jika tombol berpindah ke mode warm sebelum pizza matang, tunggu sebentar sesuai petunjuk penggunaan alat, lalu tekan kembali tombol cook jika perangkat mengizinkannya.
Periksa kematangan secara berkala tanpa terlalu sering membuka tutup. Gunakan alat masak sesuai petunjuk produsen dan jangan memaksa tombol agar terus berada pada posisi cook.
Pizza dinyatakan matang ketika bagian dasar dan tengah adonan sudah matang, tidak terasa mentah atau basah, serta topping sudah panas. Jika bagian atas belum cukup matang, perlu diingat bahwa magic com umumnya menghasilkan panas dari bawah sehingga keju mungkin tidak berwarna kecokelatan seperti pizza oven.
6. Angkat dan sajikan pizza
Setelah matang, matikan magic com dan keluarkan panci dengan hati-hati menggunakan sarung tangan tahan panas.
Diamkan pizza selama beberapa menit agar bentuknya lebih kokoh dan keju tidak terlalu cair saat dipotong.
Pindahkan pizza ke piring, lalu potong menjadi beberapa bagian. Pizza rumahan ini cocok disajikan sebagai camilan sore, bekal, atau menu santai bersama keluarga.