Versi popcorn chicken (yan su ji). Jika ingin sajian yang lebih praktis, ayam dapat dipotong menjadi ukuran sekali gigit sebelum dibalut dan digoreng. Versi ini biasanya disajikan bersama daun kemangi goreng dan taburan jiao yan. Mengutip What Sharon Eats, jiao yan merupakan perpaduan garam, merica Sichuan sangrai, merica putih, dan bubuk lima rempah yang memberikan rasa gurih sekaligus aroma khas.

Versi lebih harum dan bersaus. Karakter ayam goreng ini juga dapat disesuaikan dengan selera. Tambahkan irisan daun jeruk untuk menghadirkan aroma segar seperti pada resep ayam crispy daun jeruk, atau sajikan bersama saus gurih dan pedas seperti inspirasi ayam merah putih crispy.

Versi untuk menu utama atau camilan. Ayam Crispy Taiwan tidak harus selalu disantap sebagai jajanan. Potongannya bisa dijadikan lauk bersama nasi uduk ayam crispy, atau disajikan sebagai bagian dari menu camilan saat berkumpul bersama keluarga dengan tambahan terong gulung isi ayam.

Dengan ayam yang dipukul hingga tipis, marinasi berbumbu, serta lapisan tepung yang digoreng hingga renyah, sajian khas Taiwan ini dapat dibuat dengan mudah di dapur rumah. Sajikan selagi hangat bersama taburan bumbu dan cabai sesuai selera untuk mendapatkan tekstur kriuk yang paling nikmat.

Tanya Jawab Ayam Crispy Taiwan

1. Apa yang membuat Ayam Crispy Taiwan berbeda dari ayam goreng biasa?

Ayam Crispy Taiwan menggunakan potongan dada ayam yang dipukul hingga tipis dan melebar, kemudian dilapisi tepung bertekstur kasar sebelum digoreng. Bentuk tersebut membuat permukaannya memiliki lebih banyak bagian renyah dibandingkan ayam goreng dengan potongan tebal.

2. Apa tepung yang digunakan untuk membuat Ayam Crispy Taiwan?

Tepung sagu atau tepung ubi kasar dapat digunakan untuk menghasilkan lapisan bergerigi dan renyah yang menjadi ciri khasnya. Jika sulit ditemukan, tepung maizena dapat dicampurkan sebagai alternatif untuk membantu mendapatkan tekstur yang garing.

3. Mengapa Ayam Crispy Taiwan digoreng dua kali?

Penggorengan dua tahap membantu mendapatkan ayam yang matang hingga bagian dalam sekaligus memiliki lapisan luar yang lebih renyah. Penggorengan pertama dilakukan dengan suhu sedang untuk mematangkan ayam, kemudian penggorengan kedua dengan suhu lebih tinggi membantu menguatkan kerenyahan lapisannya.