Jakarta -
Viral video yang menyebut kasus HIV pada pelajar di Kabupaten Sidoarjo mencapai 522 orang. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo dr Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes pun menanggapi kabar tersebut dengan membuka data kasus HIV berdasarkan kelompok usia.
"Kalau pelajar bisa kita klasifikasikan dari usia 11 sampai dengan 17 tahun. Jadi kalau dari data kami, di usia 11 sampai dengan 17 tahun, angkanya adalah 60 kasus. 60 kasus ini terhitung sejak 2001 sampai dengan 2026," kata Lakhsmie, dikutip dari detikSore, Rabu (29/7/2026).
Dari 60 kasus tersebut, sebanyak tujuh orang telah meninggal dunia. Dengan demikian, terdapat 53 kasus pada kelompok usia 11-17 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Dinkes Sidoarjo mencatat 117 kasus HIV pada kelompok usia 1-10 tahun. Data tersebut dihimpun hingga 21 Juli 2026.
"Kami menarik sampai dengan tanggal 21 Juli. Jadi ada 117, dengan rincian dari 117 itu 35 sudah meninggal. Kemudian 50-nya loss of follow up. Jadi kita tidak tahu apakah ini sudah meninggal atau pindah tempat tinggal atau kasus-kasus yang lainnya. Kemudian yang masih rutin minum ARV ada 32," jelasnya.
"Jadi totalnya saat ini ada 32. Yang dari usia 0 sampai dengan 10 tahun," pungkasnya.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI juga menanggapi kabar mengenai kasus HIV pada anak dan remaja di Kabupaten Sidoarjo. Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan telah melaksanakan supervisi program HIV di Kabupaten Sidoarjo sebagai tindak lanjut atas tingginya perhatian masyarakat terhadap pemberitaan tersebut.
Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan klarifikasi dan verifikasi terhadap data yang beredar, termasuk melalui kunjungan ke Delta Crisis Center (DCC) sebagai salah satu sumber data yang menjadi rujukan dalam pemberitaan tersebut. Selain menelaah validitas dan interpretasi data, tim supervisi juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program pencegahan, deteksi dini, pengobatan, dan pendampingan bagi orang dengan HIV, serta memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo.
Kementerian Kesehatan juga mengajak masyarakat untuk memahami informasi secara utuh dan tidak memberikan stigma terhadap orang dengan HIV (ODHIV).
(suc/suc)