Jakarta (ANTARA) - Pembalap Fabio Quartararo mengakui sempat membuka negosiasi dengan sejumlah tim pabrikan MotoGP sebelum memutuskan untuk bergabung dengan Honda Racing Coorporation (HRC) untuk MotoGP musim 2027.
Pembalap berjuluk El Diablo tersebut mengatakan telah membuka negosiasi dengan beberapa tim MotoGP terkait dengan masa depannya hingga akhirnya mengambil langkah besar untuk bergabung dengan Honda.
"Saya tidak bisa berbicara dengan Anda, itu akan terlalu banyak membicarakan masalah itu (terkait negosiasi). Tapi ini merupakan sebuah pilihan yang tidak mudah, tentu saja saya juga berbicara dengan banyak tim dalam beberapa bulan terakhir," kata Quartararo dikutip dari laman MotoGP, Jumat.
"Pilihan saya akhirnya berlabuh ke Honda, karena saya percaya dengan projek yang ditawarkan dan saya yakin Honda akan bisa berkembang di 2027," imbuh Quartararo.
Baca juga: Quartararo senang dengan keputusannya pindah ke Honda
El Diablo mengakhiri masa baktinya bersama dengan Yamaha Monster Energy setelah berseragam biru selama total delapan musim.
Pembalap asal Prancis ini kemudian hengkang ke rival Yamaha yakni Honda dan akan mendapatkan kontrak berdurasi selama dua tahun yang akan berakhir pada musim 2028.
Jawara dunia MotoGP musim 2021 tersebut menilai bahwa Honda menjadi pelabuhan baru yang sangat menjanjikan setelah ia berbicara mengenai prospek pengembangan yang coba dilakukan oleh tim pabrikan asal Jepang tersebut menatap regulasi baru MotoGP musim 2027.
"Saya sangat berkomitmen dengan Yamaha hingga akhir musim tapi saya tentu akan mencari informasi dengan motor baru saya untuk musim depan," ungkap Quartararo mengenai langkahnya pada sisa musim ini yang masih akan membalap dengan Yamaha.
Selanjutnya, El Diablo dijadwalkan akan tampil di MotoGP Inggris yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada Minggu.
Baca juga: MotoGP dan Sirkuit Silverstone perpanjang kerja sama hingga 2028
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.