Hubungan emosional dan persepsi positif yang sangat baik antara Indonesia dan Qatar menjadi modal terbesar kami.

Mataram (ANTARA) - Duta Besar Qatar untuk Indonesia, Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari bertemu Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal guna menjajaki berbagai peluang kerja sama investasi dan pendidikan di Bumi Gora.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan kunjungan Dubes Qatar ke NTB untuk mengeksplorasi berbagai potensi investasi dan kerja sama strategis daerah.

"Tadi saya menyampaikan mengenai berbagai potensi yang ada di NTB untuk Qatar, termasuk menjajaki masuknya Qatar Fund, Qatar Charity, hingga Qatar Airways di NTB," ujar Iqbal melalui keteranganya di Mataram, Sabtu.

Iqbal mengatakan bahwa pertemuan ini menjadi momentum krusial di awal masa jabatannya untuk membuka peluang investasi jangka panjang di berbagai sektor unggulan NTB.

"Hubungan emosional dan persepsi positif yang sangat baik antara Indonesia dan Qatar menjadi modal terbesar kami. Pertemuan itu membuka jalan bagi masuknya investasi, baik melalui institusi pemerintah maupun entitas swasta dan private equity dari Qatar," ujar Iqbal.

Dalam diskusi tersebut, Pemprov NTB memaparkan sejumlah potensi daerah yang diminati Qatar. Beberapa sektor utama yang dibahas mencakup pengembangan infrastruktur kebandarudaan, peluang konektivitas udara bersama ekspansi penerbangan (airlines), hingga penguatan investasi industri lokal. Termasuk, pembangunan jalan bypass Pelabuhan Lembar di Lombok Barat ke Pelabuhan Kayangan Lombok Timur.

Selain sektor fisik dan infrastruktur, pertemuan tersebut secara khusus menyoroti isu ketenagakerjaan dan pendidikan vokasi. Pihak Pemprov NTB mendorong peluang penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTB yang terampil, serta penyerapan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja profesional di Qatar.

Sejumlah institusi ternama Qatar turut digadang-gadang masuk dalam radar jajak pendapat kerja sama ini, di antaranya Qatar Fund, Qatar Charity, hingga Qatar Airways, serta keterlibatan jejaring media dan telekomunikasi seperti Al Jazeera dan Indosat.

Iqbal menambahkan Qatar menyambut antusias seluruh potensi yang ditawarkan dan bersikap sangat terbuka untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini ke tingkat teknis.

"Diskusi berlangsung sangat luas dan terbuka. Peluang kerja sama ini masih panjang ke depan, dan kita akan segera menyiapkan langkah-langkah teknis untuk mematangkan skema investasi serta pemenuhan kebutuhan tenaga kerja yang disepakati," katanya.

Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari mengapresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi NTB dan masyarakat Lombok.

Ia meyakini hubungan bilateral Qatar-Indonesia yang berlandaskan sejarah dan kemitraan strategis akan semakin kokoh, termasuk melalui kolaborasi daerah seperti di NTB.

Al-Dosari menjelaskan kedua belah pihak mengeksplorasi peluang kerja sama konkret, terutama pengembangan kawasan dan peningkatan mutu pendidikan.

"Kami membahas kerja sama antara Qatar dan Lombok, serta mengeksplorasi peluang kerja yang ada, khususnya di bidang investasi dan pendidikan," tuturnya.

Selain pertemuan di ibu kota provinsi, Dubes Qatar juga meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah. Dalam kunjungan itu ia berdialog langsung dengan ITDC sebagai pengelola kawasan untuk melihat potensi pengembangan proyek.

Menurutnya, KEK Mandalika memiliki prospek investasi yang sangat potensial bagi investor asal Qatar.

"Proyek ini sangat berpotensi bagi Negara Qatar untuk menanamkan investasi di Mandalika," kata Al-Dosari.

Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Gubernur NTB yang dinilai memiliki visi besar dan semangat kerja keras memajukan daerah. Keduanya telah berdiskusi intensif mengenai implementasi visi pembangunan untuk kemajuan NTB.

Dubes Al-Dosari menegaskan agenda ini bukan kunjungan terakhir. Ia berkomitmen kembali ke NTB guna mematangkan rencana investasi dan program kerja sama yang telah dirancang.

Baca juga: BI fasilitasi investasi tambak udang sebesar Rp30 miliar di Dompu

Baca juga: Menves Rosan optimis kerja sama Indonesia-Singapura perkuat resiliensi ASEAN

Baca juga: Taiwan mendorong negara NSP memperkuat kerja sama industri dan rantai pasok

Pewarta : Nur Imansyah
Editor: Sugiharto Purnama
COPYRIGHT © ANTARA 2026