Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk tetap akurat saat akan mengajukan anggaran tambahan penanganan sejumlah bencana di Tanah Air.

Purbaya mengaku akan semaksimal mungkin menyediakan berapapun anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan bencana.

"Kalau untuk bencana akan kita usahakan semaksimal mungkin, tapi jangan ngaco hitungannya, diada-adain," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (7/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski akan berupaya semaksimal mungkin, eks Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu menegaskan angka yang diajukan BNPB juga harus jelas.

Selama angka yang diajukan jelas, Purbaya memandang tidak akan ada masalah dalam penyediaan anggaran bencana oleh Kementerian Keuangan.

"Hitungannya clear harusnya enggak ada masalah. Kita bisa sediakan uangnya," ujar Purbaya.

[Gambas:Youtube]

Mengenai urusan anggaran bencana, Purbaya telah menyiapkan alokasi sebesar Rp5 triliun untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun, ia mengatakan sampai saat ini BNPB belum mengajukan tambahan anggaran untuk penanganan sejumlah bencana yang tengah melanda berbagai wilayah di Indonesia.

Purbaya juga menambahkan di BNPB sudah ada anggaran sebesar hampir Rp1 triliun

"Dia (BNPB) punya hampir Rp1 triliun kan yang ready," ujar Purbaya ketika ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (7/9).

Apabila dana yang bernilai hampir Rp1 triliun tersebut menipis, BNPB dapat mengajukan pencairan dana tambahan hingga batas maksimal Rp5 triliun. Namun, Purbaya menyebut hingga saat ini pengajuan tersebut belum masuk ke Kementerian Keuangan.

"Belum masuk (permintaan tambahan anggaran dari BNPB). Kalau itu tergantung permintaan dari BNPB. Jadi kalau dia minta, kita lihat. Kalau dia minta, ditambah lagi," ujar Purbaya.

Ia menegaskan mekanisme pencairan anggaran untuk penanggulangan bencana memiliki pendekatan yang berbeda dari yang biasanya. Dana penanganan bencana akan dicairkan semaksimal mungkin agar dapat mengurangi penderitaan di masyarakat.

"Jadi kalau untuk bencana treatment-nya beda untuk mengurangi penderitaan yang dialami oleh masyarakat kita. Kita akan usahakan semaksimal mungkin, jadi enggak usah khawatir untuk anggaran bencana," ujar Purbaya.

(dhz/ins)