Jakarta (ANTARA) - Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk merayakan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia secara sederhana, mengingat bangsa Indonesia tengah berada dalam situasi keprihatinan usai gempa besar yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya.
"Di peringatan Hari Kemerdekaan kali ini, bangsa Indonesia sedang berada dalam suasana keprihatinan atas bencana gempa bumi yang baru saja terjadi di NTT,” kata Puan di Jakarta, Senin.
Untuk itu, Puan mengajak seluruh masyarakat Indonesia guna mendoakan para korban bencana dan berharap pemulihan terhadap daerah bencana bisa dilakukan sesegera mungkin.
Baca juga: HUT ke-81 RI, Pemerintah tegaskan percepatan penanganan gempa M7,7 NTT
Pada upacara HUT Ke-81 Republik Indonesia, dia pun mengenakan kebaya modern berwarna putih dan kain merah.
Selain itu, dia juga memadukan kebayanya dengan selendang tenun khas NTT bernuansa warna hitam sebagai simbol dukacita atas bencana gempa bumi.
"Kebaya modern. Ini (selendang tenun) NTT," katanya.
Baca juga: Pelni beri akses gratis pengiriman bantuan logistik korban gempa NTT
Puan duduk bersebelahan dengan Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin. Podium itu berada di sisi kanan podium Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk mempercepat penanganan darurat dan pemulihan pascagempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penegasan ini disampaikan langsung di sela Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di Lapangan Motang Rua, Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin.
Baca juga: Gubernur NTT tetapkan status tanggap darurat gempa selama 14 hari
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menyatakan bahwa kehadiran jajaran menteri dan pimpinan lembaga di NTT sejak hari pertama kejadian merupakan bentuk kepedulian serta komitmen pemerintah untuk mendampingi masyarakat terdampak.
"Sejak hari pertama kejadian kita sudah berada di NTT untuk meninjau lapangan dan membahas percepatan pemulihan," katanya.
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.