ILUSTRASI. PT SMI Salurkan Pembiayaan ke Pemkab Gianyar dan Klungkung Senilai Rp 175,84 Miliar (Dok/PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero))

Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menyalurkan pembiayaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar dan Pemkab Klungkung di Bali, dengan total nilai Rp 175,84 miliar. 

Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Pranawa menyampaikan dana tersebut akan dipakai kedua pemerintah daerah untuk membangun infrastruktur dan memperbaiki layanan publik, mulai dari jalan dan fasilitas kesehatan hingga revitalisasi sekolah. Hal itu sebagai bagian dari upaya PT SMI dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Faaris mengatakan kebutuhan pembangunan setiap daerah berbeda-beda, dan skema pinjaman daerah dirancang agar cukup fleksibel menjawab kebutuhan masing-masing daerah.

"Infrastruktur yang dibiayai kami bukan sekadar aset fisik. Dukungan pembiayaan itu adalah bagian dari komitmen PT SMI mengawal pembangunan daerah di Bali. Kami juga ingin dampaknya benar-benar terasa, baik untuk pelayanan publik maupun ekonomi masyarakat setempat," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga: SMI Beri Pembiayaan Rp 37,41 Triliun ke Pemda, OJK: Bisa Genjot Pembangunan Daerah

Ke depannya, Faaris berharap makin banyak pemerintah daerah yang memanfaatkan skema pinjaman daerah untuk mempercepat proyek-proyek prioritas mereka.

Faaris menjelaskan Pemerintah Kabupaten Klungkung memperoleh fasilitas pinjaman daerah senilai Rp 68,6 miliar dengan tenor empat tahun. Dia bilang dananya akan dipakai untuk pembangunan jalan, penguatan fasilitas kesehatan, penataan kawasan permukiman, serta sarana penunjang pariwisata sebagai sektor unggulan daerah. 

Proyek-proyek itu diperkirakan menyerap 367 tenaga kerja lokal, dengan hampir seluruh bahan bakunya berasal dari dalam negeri.

Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan dukungan pembiayaan dari PT SMI memberikan ruang fiskal yang lebih optimal untuk mempercepat proyek-proyek prioritas. 

"Yang terpenting bagi kami, hasilnya nanti benar-benar bisa dirasakan masyarakat, dari pelayanan publik yang lebih baik sampai sektor pariwisata yang makin kuat," ujar I Made Satria.

Made menerangkan kerja sama dengan PT SMI bukan yang pertama. Sejak 2021, PT SMI dan Pemkab Klungkung sudah menjalin kerja sama pembiayaan senilai Rp 62,18 miliar, yang dipakai untuk perbaikan sejumlah ruas jalan kabupaten dan penguatan fasilitas kesehatan.

Untuk Pemkab Gianyar, PT SMI menyalurkan fasilitas Pinjaman Daerah senilai Rp 107,24 miliar untuk merevitalisasi 131 sekolah yang tersebar di tujuh kecamatan. Program itu mencakup rehabilitasi ringan hingga berat terhadap bangunan sekolah, serta penyediaan fasilitas seperti perpustakaan dan laboratorium komputer di sekolah-sekolah yang membutuhkan. Adapun revitalisasi tersebut ditargetkan menjangkau lebih dari 60 ribu siswa di Kabupaten Gianyar. 

Baca Juga: SMI Siap Dukung Penerbitan Obligasi Daerah dan Sukuk Pemda

Selain itu, PT SMI juga memperkirakan proyek tersebut akan menggerakkan ekonomi lokal, baik selama masa pembangunan maupun setelah sekolah-sekolah tersebut kembali beroperasi.

Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra, mengatakan pembiayaan dari PT SMI menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di daerahnya. 

"Pendidikan itu investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah. Dengan dukungan PT SMI, kami bisa mempercepat revitalisasi sekolah, sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih layak bagi siswa maupun tenaga pendidik. Kami berharap bisa mendorong kualitas sumber daya manusia Gianyar ke depan," ucap I Made Agus Mahayastra.

Sementara itu, Faaris mengatakan kerja sama tersebut melengkapi rangkaian dukungan PT SMI kepada Gianyar, yang sebelumnya juga mencakup pembiayaan Gedung Olahraga (GOR), Gedung C pusat pemerintahan, dan sejumlah ruas jalan kabupaten. Dia bilang dukungan kepada Gianyar dan Klungkung melengkapi rekam jejak PT SMI dalam mendukung pembangunan berbagai daerah di Bali. 

Sebelumnya, PT SMI juga telah menyalurkan pembiayaan untuk Pemkab Karangasem, Tabanan, Bangli, Badung hingga Provinsi Bali dengan komitmen efektif Rp 5,43 triliun. Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan, PT SMI terus menjalankan mandat pembangunan nasional melalui pembiayaan infrastruktur berkelanjutan.

Hingga Mei 2026, total komitmen pembiayaan daerah yang telah disalurkan PT SMI mencapai Rp 37,41 triliun, dengan outstanding sebesar Rp 14,03 triliun. 

Baca Juga: Pemda Berebut Pinjaman, 29 Daerah Ajukan Dana Hingga Rp 9 Triliun ke SMI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News