Senin, 13 Juli 2026 - 00:11 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto mempersilakan masyarakat Indonesia untuk mencari negara lain jika merasa masa depan Indonesia suram. Dia menegaskan, tidak akan melarang masyarakat mencari negara lain.

Baca Juga

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Senayan, Minggu, 12 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang ragu-ragu silakan duduk di rumah saja. Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain. Silakan, tidak ada yang melarang," ucap Prabowo. 

Baca Juga

Meski begitu, Prabowo menekankan bahwa dirinya optimis Indonesia dengan kekayaan luar biasa akan bangkit. 

Dia lantas meminta agar rakyat di Tanah Air dapat bergotong royong menyatukan kekuatan guna menyiapkan kebangkitan Indonesia.

Baca Juga

la meminta agar pihak yang kuat dapat mengulurkan bantuan kepada mereka yang lemah. Sedangkan yang lemah harus bekerja sama dengan baik.

"Marilah kita kembali ke sifat bangsa Indonesia, yaitu saling memaafkan, saling mengerti, saling mengasihi, saling membantu. Jangan ikut-ikut budaya caci maki, budaya dengki, budaya curiga. Tidak ada keberhasilan dengan pertikaian. Tidak ada," ungkapnya.

Lebih lanjut, Prabowo meminta masyarakat membuktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang khas dan bisa bersatu. Menurut dia, tak masalah jika bersaing asalkan kembali bersatu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Inilah bangsa Indonesia Saudara-saudara. Jangan bisanya nyinyir, ya kan. Kalau lu nggak... lu nggak setuju, lu nggak mau bekerja, lu duduk aja lihat baik-baik gitu loh," kata dia.

"Tapi kita terima kritik. Kita terima kritik. Kritik itu bagus, itu artinya koreksi, waspada. Kita kritik, kita mau terima kritik," pungkasnya.

Presiden RI Prabowo Subianto

Prabowo Ungkap Kesejahteraan Petani Meningkat: Banyak yang Liburan ke Luar Negeri

Presiden RI Prabowo Subianto mengaku menerima laporan bahwa saat ini kesejahteraan petani semakin meningkat. Hal ini dikarenakan banyak petani yang liburan ke luar negeri

VIVA.co.id

12 Juli 2026