Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto memanggil Menteri Koordinator (Menko) Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ke Istana Negara, Rabu (14/10/2026). Dari pantauan CNBC Indonesia Bahlil tiba di Istana pukul 15.47 WIB menumpangi Maung Garuda.
Belum diketahui rapat apa yang akan dibahas antara Presiden Prabowo bersama dengan Bahlil beserta para pejabat lainnya yang diundang. "Aku rapat dulu. Setelah rapat selesai, baru saya sampaikan kepada teman-teman media," Kata Bahlil, kepada wartawan.
Saat ditanya mengenai antrean panjang pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah titik wilayah di Bali, dia masih menunggu laporan dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Aloysius Simon Mantiri.
"Saya rapat dulu ya. Pak Dirut Pertamina dari sana, nanti setelah itu saya akan mendapat laporan pak Dirut Pertamina. Setelah itu saya sampaikan kepada teman-teman," Tutur Bahlil.
Sebelumnya, Bahlil mewakili presiden membuka Trade Expo Indonesia ke-41 di ICE BSD, Tangsel, Rabu (14/10/2026). Bahlil pada kesempatan tersebut mengungkapkan permintaan maaf dari Prabowo kepada para tamu dan pejabat lainnya karena tidak bisa membuka TEI ke-41.
"Sebelum saya membacakan sambutan Bapak Presiden, saya ingin menyampaikan ada salam hangat dari Bapak Presiden sekiranya Bapak Presiden yang hadir sendiri acara ini namun karena ada satu hal dan lainnya sehingga kami diperintahkan mewakili Bapak Presiden dalam membacakan sambutan karena itu presiden memohon maaf," ungkap Bahlil.
Bahlil kemudian mengisi sambutan dengan beragam topik. Mulai dari hilirisasi, investasi dan ekspor. Selepas acara ini, Bahlil mengungkapkan bahwa dia akan dipanggil lagi oleh Prabowo di Istana Negara.
"Saya sudah diperintahkan untuk datang TEI. Saya harus dipanggil tepat jam setengah 4 sudah harus ada di Istana lagi," ujarnya.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]