Prabowo dan Putin santap siang bersama, membahas kemitraan RI-Rusia
Kamis, 3 September 2026 13:13 WIB
Tangkapan layar - Presiden RI Prabowo Subianto (ujung kiri) menghadiri jamuan santap siang bersama Presiden Rusia Vladimir Putih di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026) ANTARA/Prisca Triferna
Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri jamuan santap siang bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia pada Kamis waktu setempat, membahas kemitraan kedua negara dan Eastern Economic Forum (EEF) ke-11.
Dalam siaran daring yang diikuti dari Jakarta, Kamis, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan keramahan yang ditunjukkan kepadanya dan merasa gembira dapat mengunjungi Vladivostok.
"Pertama, izinkan saya untuk menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Nasional Federasi Rusia pada tanggal 12 Juni 2026. Juga atas penyelenggaraan KTT Peringatan ASEAN-Rusia ke-35 pada tanggal 18 Juni 2026. Saya mohon maaf sebesar perasaannya karena saya tidak dapat menghadiri acara penting tersebut karena ada masalah dalam negeri yang tidak bisa saya tinggalkan," ujar Presiden Prabowo.
Namun, dia mengatakan dapat membayar utang kunjungan tersebut dengan menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 sebagai tamu kehormatan.
Kepala Negara dalam kesempatan itu menyoroti hubungan dekat kedua negara yang sudah berjalan lebih dari 50 tahun. Menegaskan bahwa Rusia merupakan mitra penting bagi Indonesia.
"Karena itu kami bangga dan gembira hubungan kita bisa meningkat menjadi kemitraan strategis tahun lalu," kata Prabowo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo tiba di Bandara Internasional Vladivostok, Rusia, Rabu (2/9) untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 sebagai tamu kehormatan utama.
Kehadiran Presiden Prabowo di Vladivostok merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan Indonesia dan Rusia yang berkembang di berbagai bidang.
Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.