Porserosi Papua peroleh 18 medali EIRC 2026 di Makassar

Senin, 19 Oktober 2026 13:19 WIB

Image Print

Porserosi Papua borong 18 medali pada ajang EIRC 2026 di Makassar (ANTARA/HO-Humas Porserosi Papua)

Jayapura (ANTARA) - Atlet Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Papua berhasil memperoleh 18 medali dalam ajang Eastern Indonesia Roller Championship (EIRC) 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Karebosi Makassar pada 9–11 Oktober 2026.

Ketua Umum Pengprov Porserosi Papua Mika Sapan dalam siaran pers di Jayapura, Senin, mengatakan pihaiknya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas torehan prestasi anak didiknya.

"Prestasi luar biasa ini adalah bukti nyata komitmen pembenahan organisasi kami, fokus kami membangun fondasi yang kuat dan terarah," kata Mika Sapan yang menakhodai Porserosi Papua periode 2025-2029.

Menurut Mika, Porserosi akan terus menyediakan fasilitas pelatihan, namun dukungan finansial dan akomodasi dari induk organisasi seperti KONI sangat krusial.

"Jangan sampai pembinaan yang sudah berjalan baik ini terhambat hanya karena kendala biaya di masa depan," ujarnya.

Sementara itu, sorotan utama tertuju pada pasangan kembar, Nadila Putri Ramadhani dan Nabila Putri Ramadhani. Tampil di kelas bergengsi Junior-Senior (Junsen), mereka tampil bak "monster" di lintasan dengan menyabet total delapan medali.

Kekompakan mereka terlihat saat mempersembahkan emas di nomor beregu Relay 1800 Meter.

Nadila tampil sangat produktif dengan lima medali: Emas (Relay), Perak (1000 M dan 500 M), serta Perunggu (ITT 200 M dan 5000 M).

Nabila tidak kalah ganas dengan tiga medali: Emas (Relay), Perak (ITT 200 M), dan Perunggu (1000 M).

Delapan atlet lain yang memperkuat klub Jayapura Inline Skate (JIS) juga menyumbangkan 10 medali (dua Emas, dua Perak, enam Perunggu). Farlis Putra Usulu memimpin perolehan dengan Perak (500 M) dan Perunggu (Relay). Mario Pongdatu menyumbang dua perunggu dari nomor ketahanan 5000 M dan estafet. Muhammad Ayub Khan melengkapi trio estafet yang sukses meraih perunggu.

Di kategori usia dini dan pemula, regenerasi Papua terlihat menjanjikan. Dzaky Azzura Maulana, Jovita Beatrix Putri Guntara, dan Giandra Azka Argatsani sukses membawa pulang perunggu di kategori Kelompok Umur (KU).

Sementara itu, di kategori Beginner, Rengganis Dwi Melona dan Sangsaka Asian Kaamil sukses memanen emas, membuktikan bahwa bibit-bibit baru Papua siap menaklukkan Indonesia.

Pewarta : Admin Portal
Editor: Editor Papua
COPYRIGHT © ANTARA 2026