Tidak hanya menjadi wadah menggali potensi dan kreativitas, juga menjaga kesehatan, serta mempererat kebersamaan para guru,

Kandangan (ANTARA) - Tidak hanya menjadi ajang olahraga dan seni, Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI)  juga menjadi ruang bagi para guru untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan.

Hal ini terlihat dalam pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) VIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan(HSS) tahun 2026 yang dibuka Bupati HSS, H. Syafrudin Noor, Kandangan, Selasa.

Bupati HSS hadir didampingi Wakil Bupati HSS H. Suriani, Bunda Guru HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, Ketua GOW Kabupaten HSS, Hj. Misnawati Suriani, serta sejumlah pejabat dan tokoh pendidikan.

Diterangkan dia, PORSENI mempertandingkan tujuh cabang olahraga, yakni bola voli, bulu tangkis, tenis meja, sepak takraw, mini soccer, catur, dan balogo.

Sementara di bidang seni, meliputi menyanyi solo, paduan suara, melukis, bakisah bahasa Banjar, dan lomba memasak. Panitia juga menambahkan lomba sumpit dan ketapel sebagai kegiatan ekspedisi.

Dalam sambutannya, Bupati HSS mengapresiasi semangat keluarga besar PGRI dalam mengikuti kegiatan tersebut.

"Kegiatan seperti ini memiliki arti yang sangat penting, bukan sekadar ajang berkompetisi di bidang olahraga dan seni, melainkan sarana nyata untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan seluruh keluarga besar PGRI di HSS. Melalui PORSENI VIII ini, kita wujudkan guru yang sehat, kreatif, solid, dan berkarakter," ujar bupati.

Ia berpesan agar PORSENI tidak hanya dimaknai sebagai upaya meraih kemenangan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk saling mengenal, menghargai, dan memperkuat persaudaraan.

"Semoga PORSENI ini terus dikembangkan dari waktu ke waktu, tidak hanya menjadi wadah menggali potensi dan kreativitas, tetapi juga menjaga kesehatan serta mempererat kebersamaan para guru dan tenaga kependidikan," harap bupati

Menurut bupati, kebersamaan dan semangat yang tumbuh dalam PORSENI juga penting untuk memperkuat pengabdian guru dalam mendidik generasi penerus.

Serta, agar kegiatan ini sebagai sarana memperkuat semangat pengabdian, sehingga lahir guru-guru yang sehat, kompak, berjiwa muda, dan berkarakter.

"Yang pada akhirnya mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mencetak generasi penerus yang cerdas, berakhlak mulia, dan membanggakan daerah kita," tambah bupati.

Pewarta: Fathurrahman
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.