Banjarmasin (ANTARA) - Polsek Banjarmasin Utara, Polresta Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak kebakaran di Alalak Tengah, untuk membantu percepatan pemulihan kebutuhan dasar korban kebakaran. 

Penyaluran bantuan dilakukan di kawasan Alalak Tengah RT 4 RW 01 Gang Karya Mulia dengan melibatkan personel Polsek Banjarmasin Utara yang dipimpin Kapolsek AKP Sunardi bersama Kanit Reskrim, Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas Alalak Tengah, dan anggota lainnya.

Kapolsek Banjarmasin Utara AKP Sunardi di Banjarmasin, Jumat, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah agar dapat meringankan beban para korban. 

"Kami ingin hadir membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah kebakaran sehingga beban mereka dapat sedikit berkurang," ujarnya.

Bantuan yang disalurkan berupa beras, mi instan, air mineral, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya  untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.

Sunardi menegaskan, kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui aksi nyata yang memberikan manfaat secara langsung. 

"Kepedulian terhadap sesama harus terus ditumbuhkan sehingga masyarakat merasakan kehadiran aparat kepolisian tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga pada saat menghadapi situasi darurat," katanya

Warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polsek Banjarmasin Utara yang bergerak cepat memberikan bantuan setelah musibah kebakaran terjadi. Bantuan tersebut dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan pokok pada masa awal pemulihan.

Respons positif masyarakat menunjukkan kehadiran aparat kepolisian melalui kegiatan kemanusiaan turut memperkuat kepercayaan publik sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan warga dalam menghadapi berbagai kondisi sosial di lingkungan.

Pewarta: Gunawan Wibisono
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.