Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Jakarta, VIVA – Polri kembali melakukan mutasi terhadap 199 personel yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis, mulai dari Wakabaintelkam Polri, Kakorlantas Polri, hingga tiga kepala kepolisian daerah (kapolda).

Baca Juga

Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal (10/10/26). Salah satu perubahan terjadi pada jabatan Wakabaintelkam Polri, Inspektur Jenderal Polisi Wawan Muliawan dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri. Posisinya kini digantikan Brigadir Jenderal Polisi Anom Setyadji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, jabatan Kakorlantas Polri yang sebelumnya diemban Irjen Pol Wibowo kini dipercayakan kepada Brigjen Pol Aries Syahbudin. Pergantian juga terjadi di jajaran kepolisian daerah. Irjen Pol Agus Wijayanto ditunjuk sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung menggantikan Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing.

Baca Juga

Adapun jabatan Kapolda Kalimantan Utara kini diemban Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik, menggantikan Irjen Pol Agus Wijayanto. Sementara itu, Brigjen Pol Yustan Alpiani dipercaya menjadi Kapolda Lampung menggantikan Irjen Pol Helfi Assegaf.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kinerja institusi sekaligus memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.

Baca Juga

“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (11/10/26).

Johnny juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menjalankan tugas dan memberikan kontribusi bagi organisasi. Pengabdian mereka diharapkan menjadi landasan bagi pejabat pengganti untuk melanjutkan program serta meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada para pejabat yang mendapat amanah baru, Johnny berharap mereka segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah masing-masing. Dengan demikian, pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan kesinambungan program yang telah berjalan.

“Setiap pejabat diharapkan segera menyesuaikan diri, menjaga integritas, serta menghadirkan kinerja yang profesional dan responsif. Pada akhirnya, seluruh pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat,” katanya.

Halaman Selanjutnya

Ia menegaskan, penguatan organisasi melalui mutasi jabatan harus sejalan dengan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik.