Pulau Punjung (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) tengah melakukan penyelidikan atas meninggalnya seorang karyawan PT Dharmasraya Sawit Lestari (DSL) sekitar pukul 08.30 WIB.

"Proses penyelidikan masih berlangsung saat ini, personel kita masih di lokasi," kata Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, di Pulau Punjung, Jumat.

Ia mengatakan korban diketahui berinisial "YP" bekerja sebagai Mandor Maintenance di perusahaan yang berada Jorong Palo Koto, Nagari (Desa Adat) Koto Baru, Kecamatan Koto Baru.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari lokasi, kata dia korban diketahui mengalami kecelakaan saat berada di area mesin konveyor yang sedang beroperasi ketika melaksanakan kegiatan pengecekan.

"Rekan kerja yang mendengar teriakan korban segera menghentikan operasional mesin melalui panel kontrol, dan bersama karyawan lainnya langsung melakukan evakuasi," ujarnya.

Ia mengatakan setelah dievakuasi korban dibawa ke Puskesmas Sungai Rumbai untuk mendapatkan penanganan medis.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, korban dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.

Ia mengatakan personel Polres Dharmasraya sudah berada dilokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.

"Saat ini petugas masih mengumpulkan keterangan para saksi, serta melakukan penyelidikan guna mengetahui secara pasti penyebab dan rangkaian peristiwa tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan instansi terkait dalam mendalami seluruh fakta yang ada, sehingga penyebab pasti kejadian dapat diketahui berdasarkan hasil penyelidikan.

Polres Dharmasraya mengimbau seluruh perusahaan agar senantiasa memperkuat penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) guna meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan kerja, kata dia.

Sementara, pihak perusahaan PT DSL Wahyu membenarkan kejadian itu dan korban merupakan karyawan di perusahaan tersebut.

Menurut dia korban mengalami kecelakaan setelah terjepit mesin konveyor, saat peristiwa berlangsung korban berada seorang diri di lokasi kejadian.

"Saat itu korban sedang sendiri, biasa satu sampai dua orang," ujarnya.