Toboali, Babel, (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyerap aspirasi warga melalui kegiatan Subuh Keliling untuk mempererat komunikasi antara kepolisian dan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto di Toboali, Sabtu, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan dan informasi mengenai kondisi keamanan di lingkungan mereka.
“Melalui kegiatan subuh keliling ini masyarakat bisa langsung menyampaikan aspirasi, masukan, maupun informasi terkait situasi kamtibmas, sehingga Polri dapat semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.
Polres Bangka Selatan secara rutin keliling dari masjid ke masjid menyampaikan pesan kamtibmas dan dialog bersama pengurus masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jemaah.
Dalam dialog tersebut, pihak kepolisian mengajak masyarakat menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan berperan aktif menciptakan situasi yang aman serta kondusif.
Ia mengatakan subuh keliling merupakan bagian dari komitmen Polres Bangka Selatan untuk membangun hubungan yang terbuka dan dekat dengan masyarakat melalui pendekatan humanis.
Agus menambahkan kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh seluruh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) di wilayah hukum Polres Bangka Selatan.
“Kita berharap melalui kegiatan ini dapat memperkuat sinergi bersama tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan di wilayah hukum Polres Bangka Selatan,” ujarnya.
Ia mengharapkan komunikasi langsung dengan masyarakat dapat membantu kepolisian memperoleh informasi mengenai berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi personel kepolisian untuk mendengarkan keluhan warga terkait keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.
"Dengan komunikasi terbuka, masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi yang membutuhkan perhatian aparat," ujarnya.
Pewarta: Ahmadi
Editor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.