Koba, Babel, (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengerahkan sebanyak 270 personel mengamankan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2026 di daerah itu.
"Sebanyak 270 personel kita kerahkan untuk melakukan pengamanan Pilkades serentak di tujuh desa yang ada di Bangka Selatan," kata Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto di Toboali, Senin.
Ia mengatakan ratusan personel yang dikerahkan akan disebar ke-21 tempat pemungutan suara (TPS) dan disiagakan di beberapa lokasi strategis agar pelaksanaan Pilkades berjalan aman, lancar dan kondusif.
Adapun pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2026 akan berlangsung pada Selasa (14/7) dan diikuti sebanyak 23 calon kepala desa yang tersebar di tujuh desa, yakni Desa Jeriji di Kecamatan Toboali, Desa Delas di Kecamatan Airgegas, Desa Paku di Kecamatan Payung, Desa Tiram di Kecamatan Tukak Sadai, Desa Celagen di Kecamatan Kepulauan Pongok, dan Desa Simpang Rimba serta Desa Bangka Kota di Kecamatan Simpang Rimba.
"Pengamanan akan dilakukan bersama Kodim 0432 Bangka Selatan, Satpol PP, dan Limas untuk memastikan pelaksanaan Pilkades besok dapat berjalan dengan aman dan lancar dan masyarakat juga merasa aman untuk menggunakan hak pilihnya," ujarnya.
Kapolres mengajak masyarakat di desa yang melaksanakan Pilkades untuk tetap menjaga keamanan wilayah hingga selesai penghitungan pemungutan suara.
Ia juga mengimbau seluruh calon kepala desa yang mengikuti Pilkades agar tidak menyebarkan hoaks dan narasi yang menyesatkan dan dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat.
"Pilkades ini hanya sementara, untuk itu mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas di Bangka Selatan," ujarnya.
Ia mengingatkan kepada personel pengamanan untuk fokus kepada pengamanan dan tidak terlibat dalam praktik politik praktis.
Pewarta: Ahmadi
Editor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.