Toboali, Babel, (ANTARA) - Kepolisian Resor Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggencarkan program "Green Policing" melalui penanaman bibit pohon dan pembersihan lingkungan untuk meningkatkan kepedulian personel terhadap kelestarian alam.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto di Toboali, Sabtu, mengatakan kegiatan yang dipusatkan di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Toboali tersebut menjadi bentuk komitmen Polri dalam menjaga lingkungan, dimulai dari tempat kerja.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung kelestarian lingkungan, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam,” katanya.

Ia mengatakan tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.

Menurut dia, penanaman pohon dan pembersihan lingkungan merupakan langkah sederhana yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau, bersih, dan asri.

Agus berharap program "Green Policing" dapat menginspirasi masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, menanam pohon dan menerapkan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan demi mewujudkan lingkungan yang hijau, bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Polres Bangka Selatan juga mendorong perilaku peduli lingkungan di kalangan personel, terutama dalam menjaga kebersihan dan kerapian fasilitas kerja.

Penanaman pohon di lingkungan kantor diharapkan dapat mendukung penghijauan sekaligus menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi personel maupun masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan kepolisian.

"Kita jadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai kebiasaan sehari-hari, antara lain dengan tidak membuang sampah sembarangan, merawat tanaman, dan menjaga kebersihan ruang publik," ujarnya.

Pewarta: Ahmadi
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.