Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:00 WIB

Jakarta, VIVA – Kepolisian mengidentifikasi pelaku yang masuk atau pernah berkontak dengan ruangan yang diduga menjadi tempat penyimpanan senjata di sebuah sekolah di Jakarta Selatan melalui sampel tes DNA.

Baca Juga

"DNA dari tiga ruangan sudah diambil sampelnya semua, tujuannya untuk mengecek siapa saja yang masuk atau yang pernah berkontaminasi di dalam ruangan tiga ruangan tersebut," kata Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Alpino de Tech di Jakarta, Senin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alpino mengatakan petugas telah mengambil seluruh sampel DNA dari tiga ruangan tersebut untuk mengetahui pihak yang pernah berada maupun berkontaminasi di dalam ruangan.

Baca Juga

Tiga ruangan tersebut yakni ruangan eks Ketua Pengurus Yayasan, ruangan Sekretaris, dan ruangan Sarana Prasarana yayasan sekolah.

Penemuan ratusan senjata di sebuah yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

Photo :

  • Dok. Istimewa

Baca Juga

Menurut dia, pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui pihak yang masuk ke ruangan penyimpanan senjata tersebut.

Alpino juga meluruskan penyebutan lokasi sebagai bunker. Menurutnya, ruangan tersebut bukan bunker, melainkan basement yang terhubung dengan ruangan lainnya.

"Sebetulnya itu bukan bunker, sebetulnya itu basement yang terconnecting dengan ruangan. Jadi basement ada tangganya terconnecting dengan ruangan, itu juga sudah dicek," ujarnya.

Polisi juga telah memeriksa bagian basement tersebut untuk memastikan ada atau tidaknya temuan lain. Namun, Alpino menyebut tidak ada temuan di lokasi yang disebut bunker tersebut.

Selain pemeriksaan ruangan, polisi juga mengecek keberadaan kamera pengawas atau CCTV di lokasi. Hasilnya, tidak ditemukan kamera CCTV di area tersebut.

Sementara itu, setelah proses pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) selesai dilakukan, pihak yayasan telah diperbolehkan kembali menjalankan aktivitas di sekolah usai dinyatakan steril.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tadi kami sudah konfirmasi kepada pelaksana tugas (Plt) Ketua Pengurus dan juga kuasa hukumnya, dari pihak yayasan menyatakan sudah cukup dan mereka sudah bisa melakukan aktivitasnya lagi," kata dia.

Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri mengambil sebanyak 30 item dari olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekolah temuan senjata airsoft gun kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (Ant)

Temuan berupa sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang

Sekolah Swasta di Jaksel Terapkan PJJ Selama Sepekan Imbas Temuan Hampir Seribu Senjata

Polisi menemukan hampir seribu senjata api dan airsoft gun di dalam salah satu ruangan milik yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan

VIVA.co.id

10 Agustus 2026