Polisi dan warga berhasil memadamkan kebakaran lahan di Kebasen Banyumas
Rabu, 19 Agustus 2026 18:51 WIB
Penanganan kebakaran lahan di kompleks Overpass Kebasen, Desa Gambarsari, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). ANTARA/HO-Polresta Banyumas
Purwokerto (ANTARA) - Polisi bersama warga dan sejumlah unsur terkait berhasil memadamkan kebakaran lahan milik pemerintah yang dikelola warga di kawasan perbukitan Kompleks Overpass Kebasen, Desa Gambarsari, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
“Sekitar pukul 14.08 WIB terjadi kebakaran yang membakar semak belukar kering seluas sekitar satu hektare. Tidak ada korban jiwa dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.45 WIB,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Kebasen Ajun Komisaris Polisi Agus Rokhim di Purwokerto, Rabu sore.
Ia mengatakan peristiwa bermula saat seorang warga yang melintas di ruas jalan Gambarsari-Kebasen melihat kepulan asap tebal dari lokasi kejadian.
Menurut dia, warga tersebut kemudian menghubungi warga lainnya yang selanjutnya melaporkan kejadian kepada Polsek Kebasen.
“Menerima laporan tersebut, kami langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” katanya.
Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Koramil Kebasen, tim pemadam kebakaran, unsur kehutanan, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat.
Berkat respons cepat dan sinergi berbagai unsur tersebut api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.45 WIB. Petugas kemudian memastikan kondisi di sekitar lokasi aman dan kondusif guna mencegah munculnya kembali titik api.
Terkait dengan peristiwa tersebut, Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas Komisaris Besar Polisi Petrus P Silalahi mengapresiasi kesigapan warga yang segera melaporkan kejadian setelah melihat kepulan asap.
“Kecepatan warga dalam melaporkan kejadian sangat membantu petugas melakukan penanganan sejak awal. Dengan laporan yang cepat, api dapat segera dilokalisasi dan dipadamkan sehingga tidak meluas,” katanya didampingi Kapolsek Kebasen AKP Agus Rokhim.
Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi musim kemarau ketika semak, rumput, dan lahan terbuka mudah terbakar.
Selain itu warga juga diminta tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar serta tidak sembarangan membuang puntung rokok.
Bagi masyarakat yang menemukan asap atau titik api diimbau segera melaporkannya kepada petugas.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah kebakaran. Jangan menunggu api membesar. Jika melihat tanda-tanda kebakaran, segera laporkan agar dapat ditangani secepat mungkin,” kata Kapolresta Petrus P Silalahi.
Baca juga: Banyumas gencarkan gerakan ABCDE untuk mencegah stunting
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.