Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo bersama petugas gabungan mengevakuasi pohon tumbang yang menutup total Jalan Raya Tebel, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Sabtu (12/9) sore.

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Gedangan Komisaris Polisi (Kom Pol) A. Agung Gede Putra Wisnawa menyatakan, dalam kejadian yang melukai dua orang pengendara motor tersebut, pihaknya bergerak cepat untuk membantu melancarkan lalu lintas sekaligus mengevakuasi pohon yang melintang.

"Kejadian tersebut dilaporkan masyarakat melalui layanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) 110, kemudian ditindaklanjuti petugas piket Polsek Gedangan bersama Unit Lalu Lintas Polresta Sidoarjo dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo," kata Agung dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Sabtu.

Ia menjelaskan pohon berukuran besar tersebut tumbang akibat angin kencang yang mengakibatkan kemacetan parah pada dua jalur lalu lintas, baik dari arah Sidoarjo menuju Surabaya maupun sebaliknya.

Agung menyatakan petugas gabungan langsung mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi terhadap pohon yang melintang serta menghalangi badan jalan sehingga menghambat kelancaran arus kendaraan.

Ia menyebut penanganan dilakukan secara cepat dengan menyingkirkan batang dan bagian pohon dari badan jalan agar kendaraan dari kedua arah dapat kembali melintas dengan aman dan lancar.

Ia mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan berbagai kejadian yang membutuhkan kehadiran petugas melalui layanan 110 sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat sesuai kondisi di lapangan.

"Penggunaan layanan 110 diharapkan dapat membantu petugas segera hadir menangani kejadian demi menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran aktivitas masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus berhati-hati dan waspada dalam berkendara di jalan raya," kata Agung.

Pewarta: Fahmi Alfian
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.