Jakarta (ANTARA) - Pembalap sepeda Tadej Pogacar melanjutkan dominasinya dengan memenangi etape ke-14 Tour de France 2026, Sabtu (18/7) waktu setempat, demi memperkokoh posisinya sebagai pemegang jersey kuning.
Etape ke-14 yang menempuh rute dari Mulhose menuju Le Markstein Fellering, merupakan etape keempat yang dimenangi sang juara bertahan dalam Tour de France tahun ini.
Pembalap UAE Emirates XRG asal Slovenia itu menyerang pada tanjakan terakhir Col du Haag sebelum melaju sendirian hingga garis finis.
"Hari ini saya harus mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar yang datang ke pinggir jalan. Itu adalah sesuatu yang tak terlupakan. Saya belum pernah melihat hal seperti ini," kata Pogacar dikutip dari laman Tour de France, Minggu.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan etape ke-25 Pogacar sepanjang kariernya di Tour de France, menyamai rekor legenda Prancis Andre Leducq. Kini ia hanya terpaut dari tiga pebalap dengan kemenangan etape terbanyak, yakni Mark Cavendish (35), Eddy Merckx (34), dan Bernard Hinault (28).
"Kami sudah menargetkan etape ini sejak awal. Saya merasa sangat baik dan memanfaatkan kesempatan pada dua kilometer terakhir," ujar Pogacar.
Baca juga: Schmid rebut kemenangan etape ke-13 Tour de France 2026
Baca juga: Pogacar pertahankan jersei kuning usai etape ke-12 Tour de France 2026
Etape sepanjang 155,3 kilometer itu menyajikan empat tanjakan utama dengan total elevasi sekitar 3.800 meter di kawasan Pegunungan Vosges. Sejak awal balapan, sejumlah pembalap membentuk kelompok pelarian, namun keunggulan mereka terus terpangkas ketika tim-tim kandidat juara meningkatkan tempo menjelang tanjakan terakhir.
Serangan Jonas Vingegaard sempat memecah kelompok favorit, tetapi Pogacar merespons dengan akselerasi eksplosif saat kemiringan jalan mencapai 16 persen. Tidak ada pembalap yang mampu mengikutinya hingga garis finis.
Rekan setim Pogacar, Isaac del Toro, melengkapi hasil satu-dua bagi UAE Emirates XRG dengan finis di posisi kedua, sementara pembalap muda Prancis Paul Seixas dari Decathlon CMA CGM menempati posisi ketiga.
Hasil tersebut juga membawa Seixas mengambil alih jersey putih sebagai pemimpin klasifikasi pembalap muda.
Selain memperbesar keunggulan di klasemen umum, kemenangan itu semakin mendekatkan Pogacar ke jajaran pembalap dengan koleksi kemenangan etape terbanyak dalam sejarah Tour de France.
Dalam tujuh kali penampilannya di balapan paling bergengsi itu, pembalap berusia 27 tahun tersebut kini telah mengoleksi 25 kemenangan etape. Pogacar mengatakan timnya akan kembali bersiap menghadapi etape berikutnya yang diperkirakan lebih berat.
"Besok akan menjadi hari yang sulit bagi kami, tetapi kami siap bertarung dan melihat apa yang terjadi. Akan ada banyak kemungkinan," ujar Pogacar.
Baca juga: Merlier rebut kemenangan ketiga di Tour de France 2026
Baca juga: Pogacar pertahankan jersi kuning meski nyaris terjatuh di etape ke-11
Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.