PKK Lamsel perkuat pencegahan stunting lewat pendampingan keluarga
Selasa, 4 Agustus 2026 17:13 WIB
Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Zita Anjani mengunjungi anak-anak yang berisiko dan mengalami stunting di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Selasa (4/8/2026). ANTARA/HO-Kominfo Lampung Selatan
Lampung Selatan (ANTARA) - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) memperkuat upaya pencegahan stunting melalui pendampingan keluarga dengan memberikan bantuan pemenuhan gizi sekaligus edukasi kepada orang tua tentang pentingnya pola asuh dan kesehatan anak sejak usia dini.
Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Zita Anjani di Kalianda, Selasa, mengatakan pencegahan stunting memerlukan keterlibatan aktif keluarga sebagai fondasi utama dalam memastikan tumbuh kembang anak berlangsung optimal.
“Melihat senyum mereka membuat hati saya tergerak. Saya titip anak-anak Lampung Selatan kepada kita semua. Tolong dijaga, dipastikan gizinya tercukupi, dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang. Mereka adalah harapan masa depan daerah ini, dan bagi saya, mereka sudah seperti anak saya sendiri,” katanya.
Dia menegaskan setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh sehat, bahagia, serta memperoleh perhatian dan kasih sayang dari keluarga maupun lingkungan sekitarnya.
Menurut dia, penanganan stunting tidak cukup hanya melalui intervensi pemenuhan gizi, tetapi juga membutuhkan komitmen keluarga dalam membangun kebiasaan hidup sehat dan menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.
Dia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam memperhatikan asupan gizi, menjaga kesehatan anak, serta menerapkan pola pengasuhan yang baik sebagai langkah pencegahan stunting.
Melalui kegiatan itu, TP PKK Kabupaten Lampung Selatan terus mendorong pendekatan berbasis keluarga dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Selain memberikan dukungan pemenuhan kebutuhan gizi, organisasi tersebut juga membangun kesadaran masyarakat bahwa perhatian, kasih sayang, dan pola asuh yang tepat sejak usia dini merupakan faktor penting dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Pendampingan keluarga diharapkan menjadi salah satu langkah berkelanjutan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TP PKK, dan masyarakat dalam menekan prevalensi stunting serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Lampung Selatan.
Sementara itu, salah seorang orang tua penerima bantuan, Amina (37), mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada anaknya.
Dia mengatakan bantuan yang diterima sangat membantu memenuhi kebutuhan anak sekaligus menjadi motivasi bagi keluarga untuk terus memperhatikan kesehatan dan gizi anak.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan dari Ibu Zita. Bantuan ini sangat berarti untuk anak kami. Semoga Ibu Zita selalu diberikan kesehatan, dimudahkan dalam setiap langkahnya, dan terus bisa membantu masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 anak menerima bantuan berupa susu, bahan kebutuhan pokok, dan mainan edukatif untuk mendukung pemenuhan gizi sekaligus memberikan stimulasi bagi perkembangan mereka.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.