Liputan6.com, Washington D.C - Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat, HercLeón, kembali menjadi sorotan setelah meluncurkan generasi kelima produk kaus HercShirt. Kaus tersebut diklaim mampu tetap segar dan bebas bau selama lebih dari sebulan meski tidak dicuci.

Dikutip dari Oddity Central, Selasa (4/8/2026), HercShirt V5 dirancang agar tetap bebas bau selama lebih dari 30 hari, termasuk ketika digunakan secara intensif. Klaim tersebut terdengar tidak biasa, terutama untuk penggunaan di tengah cuaca panas.

HercLeón mengatakan kemampuan tersebut berasal dari teknologi kain yang menggunakan tujuh bahan khusus, yakni tembaga, perak, seng, emas, abu vulkanik, serta dua bahan yang dirahasiakan.

Bahan-bahan tersebut tidak sekadar dilapiskan pada permukaan kain, tetapi ditenun langsung ke dalam serat pakaian.

Tembaga disebut berfungsi menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau, sementara seng membantu menetralkan senyawa belerang yang menghasilkan aroma menyengat dari keringat. Adapun abu vulkanik berfungsi menyerap kelembapan dan bau layaknya spons berpori.

Menurut promosi produk di Kickstarter, HercShirt V5 dapat tetap segar selama lebih dari sebulan meski dipakai secara intensif. Karena lebih jarang dicuci, perusahaan mengklaim produk tersebut dapat memiliki umur penggunaan lebih panjang dibandingkan kaus biasa.

Produk tersebut ditawarkan dengan harga USD 79 atau sekitar Rp 1,4 juta. HercLeón mengklaim satu kaus dapat bertahan lebih lama dibandingkan penggunaan tujuh kaus biasa sehingga dianggap sebagai investasi jangka panjang.

HercShirt V5 dijadwalkan mulai dikirim pada November 2026. Pada tahap awal, produk tersebut hanya tersedia dalam warna hitam.

Namun, perusahaan telah menyiapkan sejumlah pilihan warna lain, seperti biru tua, merah burgundy, dan hijau tua.

HercLeón juga menawarkan varian yang lebih murah. Produk seharga USD 39 atau sekitar Rp 703 ribu diklaim dapat tetap segar selama tiga hari penggunaan intensif. Sementara varian standar disebut dapat digunakan hingga 14 hari tanpa dicuci.