Kota Bandung (ANTARA) - Perumda Pasar Juara Kota Bandung, Jawa Barat, menargetkan revitalisasi Pasar Ciroyom dapat rampung dalam waktu sekitar dua tahun untuk meningkatkan keandalan bangunan, keselamatan serta kenyamanan pedagang dan masyarakat yang beraktivitas.

Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung Pradana Aditya Wicaksana mengatakan target tersebut disusun berdasarkan perencanaan teknis setelah pihaknya melakukan uji kelayakan terhadap kondisi bangunan Pasar Ciroyom.

“Kalau dari perencanaan teknis itu kita buat timeline-nya memang panjang. Ini hampir dua tahun. Tapi mudah-mudahan bisa lebih cepat,” ungkap Pradana di Bandung, Rabu.

Ia menjelaskan revitalisasi akan berfokus pada area lantai dasar yang menjadi pusat aktivitas perdagangan Pasar Ciroyom. Adapun luas keseluruhan lantai yang akan ditata mencapai sekitar 9.000 meter persegi.

Untuk menjaga aktivitas perdagangan tetap berjalan selama pembangunan, Perumda Pasar menyiapkan Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS) di kawasan eks-terminal yang berada di sisi utara pasar.

“Nanti saat TPPS sudah jadi dan itu akan jadi akses baru juga ke atas nanti pedagang akan pindah ke TPPS,” jelasnya.

Ia menjelaskan pedagang akan dilakukan secara bertahap atau parsial sehingga tidak seluruh pedagang harus berpindah pada waktu yang bersamaan.

“Dengan skema tersebut, aktivitas perdagangan di Pasar Ciroyom diharapkan tetap berlangsung selama proses pembangunan,” kata dia.

Ia menjelaskan Pasar Ciroyom dibangun pada 2004 oleh pihak ketiga, yakni PT Anugerah Parahyangan Jaya (APJ). Kerja sama tersebut berakhir pada 2024 dan aset serta pengelolaan pasar kemudian diserahterimakan kepada Perumda Pasar Juara.

Setelah serah terima, Perumda Pasar melakukan evaluasi terhadap kondisi bangunan sekaligus memverifikasi administrasi status hak pakai ruang dagang para pedagang.

Pradana mengatakan hak pakai ruang dagang bagi pedagang di lantai satu telah berakhir pada 2 Oktober 2025. Pedagang yang masih ingin melanjutkan aktivitas perdagangan perlu melakukan pembelian kembali hak pakai ruang dagang dengan masa berlaku 20 tahun.

Ia menyebut hingga saat ini terdapat 1.054 ruang dagang di Pasar Ciroyom. Dari jumlah tersebut, sebanyak 743 ruang dagang atau sekitar 70,2 persen telah terjual hak pakainya.

“Alhamdulillah kegiatan ini mendapat dukungan dari teman-teman pedagang. Karena sudah 70,2 persen pedagang yang melakukan registrasi pembelian ruang dagang,” katanya.

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.