Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Pertumbuhan penumpang kereta api di Stasiun Jember memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi dan pusat pendidikan di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

"Stasiun Jember terus menunjukkan perannya sebagai stasiun terpadat dan tersibuk di wilayah Tapal Kuda, sekaligus menjadi salah satu simpul transportasi rel paling vital di Jawa Timur bagian timur," kata Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Cahyo Widiantoro di Jember, Rabu.

Sebagai stasiun terbesar di wilayah Daerah Operasi 9 Jember, keberadaannya tidak hanya menjadi titik keberangkatan dan kedatangan perjalanan kereta api, tetapi juga menjadi bagian penting dari denyut mobilitas masyarakat yang menghubungkan Jember dengan berbagai daerah.

"Tingginya mobilitas tersebut tercermin dari jumlah penumpang yang tercatat sepanjang Januari hingga Agustus 2026 mencapai 1.527.415 penumpang melakukan perjalanan melalui Stasiun Jember, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan. Jumlah tersebut meningkat sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni sebanyak 1.514.537 penumpang," katanya.

Ia mengatakan pertumbuhan tersebut menjadi gambaran bahwa kebutuhan masyarakat terhadap transportasi massal yang aman, nyaman, dan memiliki konektivitas antardaerah terus berkembang.

"Tingginya mobilitas di Stasiun Jember menunjukkan bahwa keberadaan layanan kereta api memiliki peran yang semakin penting dalam mendukung aktivitas masyarakat," tuturnya.

Menurut dia, pergerakan penumpang tidak hanya berkaitan dengan perjalanan antarkota, tetapi juga mencerminkan dinamika Jember sebagai wilayah pendidikan, pusat kegiatan ekonomi, bisnis, serta destinasi wisata.

Sebagai salah satu kota pendidikan di kawasan Tapal Kuda, lanjut dia, Jember memiliki sejumlah perguruan tinggi yang menjadi salah satu faktor pendukung tingginya mobilitas masyarakat.

Kehadiran mahasiswa dari berbagai daerah turut menciptakan kebutuhan perjalanan yang cukup tinggi, baik menuju Jember maupun dari Jember ke daerah asal masing-masing.

"Mobilitas itu menjadikan layanan kereta api sebagai bagian penting dalam mendukung aktivitas pendidikan. Konektivitas yang tersedia melalui perjalanan kereta api memberikan alternatif transportasi bagi mahasiswa, tenaga pendidik, maupun masyarakat yang memiliki kepentingan akademik di Jember," katanya.

Selain pendidikan, pertumbuhan aktivitas ekonomi turut memberikan kontribusi terhadap tingginya pergerakan masyarakat karena Jember berkembang sebagai salah satu pusat bisnis dan ekonomi di kawasan Tapal Kuda, sehingga perkembangan tersebut juga semakin membuka peluang investasi dan mendorong hadirnya aktivitas usaha yang membutuhkan konektivitas transportasi antardaerah.

Di sisi lain, sektor pariwisata menjadi bagian penting dalam membentuk pola perjalanan menuju Jember karena Pandalungan itu memiliki beragam potensi wisata yang menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah. Salah satu agenda tahunan yang turut memperkuat daya tarik daerah tersebut adalah Jember Fashion Carnaval (JFC) yang telah dikenal luas dan mampu menarik kunjungan wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

"Jember memiliki karakter yang cukup lengkap sebagai daerah tujuan perjalanan. Ada aktivitas pendidikan, perdagangan dan bisnis, sekaligus potensi pariwisata yang terus berkembang. Kondisi tersebut secara langsung membutuhkan dukungan konektivitas transportasi yang dapat menghubungkan Jember dengan berbagai wilayah," katanya.

Cahyo menjelaskan tingginya aktivitas di Stasiun Jember juga menjadi bagian dari gambaran perkembangan wilayah Tapal Kuda secara keseluruhan.

Posisi stasiun yang berada di pusat Kabupaten Jember membuatnya menjadi salah satu titik penting dalam pergerakan masyarakat menuju berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk kawasan Banyuwangi, Probolinggo, Surabaya, hingga wilayah lain yang terhubung melalui jaringan perjalanan kereta api.

Pertumbuhan jumlah penumpang hingga Agustus 2026 sekaligus memperlihatkan bahwa Stasiun Jember bukan sekadar tempat naik dan turunnya penumpang karena keberadaannya menjadi bagian dari ekosistem mobilitas yang menopang aktivitas pendidikan, bisnis, perekonomian, dan pariwisata, sekaligus memperkuat konektivitas masyarakat di wilayah Tapal Kuda.

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.