Dua pembalap nasional yang sering berlaga di Sirkuit Mandalika akan menjadi penampil rutin pada MotoGP 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TENGAH — PT Pertamina Patra Niaga (PPN) menyiapkan pasokan LPG nonsubsidi Bright Gas untuk memenuhi kebutuhan restoran, kafe, dan hotel selama penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi seiring kedatangan wisatawan dan penonton MotoGP di Pulau Lombok.
Sales Area Manager Retail NTB Pertamina Patra Niaga Danny Hutama Aji mengatakan, Pertamina telah menambah penyaluran LPG sekitar 200 persen untuk Pulau Lombok menjelang penyelenggaraan MotoGP. Tambahan pasokan tersebut disiapkan agar kebutuhan LPG masyarakat dan pelaku usaha tetap terpenuhi selama kegiatan berlangsung.
"Untuk LPG kita juga sudah mempersiapkan satu minggu sebelum event MotoGP ini, kita sudah melakukan extra dropping kurang lebih sebesar 200 persen untuk Pulau Lombok," kata Danny di salah satu SPBU Mandalika, NTB, Jumat (9/10/2026).
Ia menjelaskan, penyaluran tambahan LPG dilakukan dalam beberapa tahap pada Ahad, Selasa, Rabu, dan Kamis. Pertamina juga menyalurkan Bright Gas ukuran 5,5 kilogram, 12 kilogram, dan 50 kilogram kepada restoran, kafe, serta hotel yang menjadi tujuan pengunjung.
Kesiapan pasokan tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga mengantisipasi peningkatan aktivitas sektor pariwisata selama MotoGP. Bertambahnya kunjungan wisatawan berpotensi meningkatkan kebutuhan energi bagi pelaku usaha yang melayani pengunjung, terutama di sektor kuliner dan perhotelan.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan, dukungan Pertamina terhadap penyelenggaraan MotoGP juga mencakup kolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan serta pemerintah setempat.
Kitty menyebut Pertamina melibatkan 30 mitra binaan dan dua mitra binaan utama dari Lombok dalam kegiatan Pertamina Grand Prix of Indonesia. Keterlibatan tersebut diharapkan membantu masyarakat setempat merasakan manfaat ekonomi dari penyelenggaraan ajang internasional itu.
"Di mana sudah ada lebih dari 800 mitra binaan Pertamina hanya di daerah Lombok dan sekitarnya. Dan khusus untuk kegiatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 ini, kita melibatkan 30 mitra binaan serta dua CSR mitra binaan utama dari Pertamina Lombok untuk terlibat langsung di dalam event ini mendukung kegiatan ini sehingga terjadi peningkatan ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat," ujar Kitty.
Selain melibatkan mitra binaan, Pertamina bekerja sama dengan pemerintah setempat melalui penyediaan 125 tabung Bright Gas 5,5 kilogram bagi UMKM binaan yang menjalankan kegiatan usaha selama penyelenggaraan MotoGP. Kitty berharap dukungan energi dan keterlibatan UMKM dapat memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Lombok.