Ayu Rachmaningtyas
| 16 Oktober 2026, 20:51 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka berbincang dengan siswa SMK saat mengunjungi pabrik sepeda Polygon di Sidoarjo, Jumat (16/10/2026). - Foto: Setwapres
AKURAT.CO Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendorong penyelarasan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri untuk memperkuat kompetensi dan daya saing sumber daya manusia (SDM) muda.
Pesan tersebut disampaikan Wapres Gibran saat mengunjungi pabrik PT Insera Sena (Polygon Bikes) di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (16/10/2026).
"Saya mengapresiasi kesempatan yang diberikan perusahaan bagi anak-anak SMK untuk mempelajari langsung teknologi dan cara kerja di dunia industri. Ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas SDM muda Indonesia," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran meninjau proses manufaktur. Sekaligus melihat pembelajaran berbasis industri yang diikuti siswa SMK Islam Krembung dan SMKN 2 Buduran melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan kunjungan industri.
Ia menekankan pentingnya memperkuat keterhubungan (link and match) antara kurikulum pendidikan dan kebutuhan dunia kerja.
Baca Juga: Silaturahmi dengan Kiai Ponpes Dalwa Pasuruan, Wapres Gibran Mohon Doa untuk Kebaikan Bangsa
Melalui pengalaman langsung di lingkungan industri, para siswa diharapkan dapat memahami penerapan teknologi, serta mengembangkan keterampilan yang relevan dengan tuntutan dunia kerja.
"Kita perlu perpendek jarak antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Dengan memberi anak muda kesempatan mempelajari teknologi dan cara kerja industri secara langsung," ujar Wapres Gibran.
Kepada para siswa, Wapres Gibran berpesan agar kesempatan belajar di lingkungan industri dimanfaatkan untuk memperluas wawasan, mengasah keterampilan, dan mengembangkan kemampuan berinovasi sebagai bekal memasuki dunia kerja.
"Gunakan kesempatan ini dengan baik. Serap ilmu sebanyak-banyaknya sebagai bekal ke depan memasuki dunia kerja. Jadikan ini sebagai kesempatan untuk menciptakan inovasi," katanya.
Penyelarasan pendidikan vokasi dan kebutuhan industri diharapkan dapat memperkuat ekosistem pengembangan SDM yang saling melengkapi, mulai dari pembelajaran di sekolah hingga penerapan kompetensi di tempat kerja.