Perbati targetkan gelar kejuaraan Piala Presiden seusai Asian Boxing
Jumat, 17 Juli 2026 11:57 WIB
Petinju Indonesia Dira Artika (kanan) melancarkan pukulan ke petinju India Prachi Prachi (kiri) pada pertandingan final kelas 57 kilogram putri Asian Boxing U-19 Championships di Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Dira Artika meraih perak usai dikalahkan petinju India Prachi Prachi. ANTARA FOTO/Fauzan/tom.
Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) menargetkan penyelenggaraan kejuaraan tinju internasional Piala Presiden seusai menggelar Asian Boxing U19 dan U23 2026 pada 5-16 Juli di Jakarta.
"Kami akan mencoba untuk mengembalikan adanya Piala Presiden di Indonesia. (Target kami digelar) tahun depan. Kalau (tahun ini) sudah tidak memungkinkan," kata Sekretaris Jenderal Perbati Hengky Silatan ketika dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan upaya Perbati membangkitkan olahraga tinju Indonesia melalui penyelenggaraan turnamen yang menghadirkan persaingan atlet antarnegara.
Perbati baru saja menyelenggarakan Asian Boxing U19 dan U23 di Basket Hall, Senayan, Jakarta, yang diikuti 329 petinju muda putra dan putri dari 20 federasi nasional di Asia.
Hengky mengatakan bahwa lancarnya penyelenggaraan kejuaraan yang digelar untuk pertama kalinya di Indonesia itu menunjukkan bahwa Indonesia mampu berperan sebagai tuan rumah kejuaraan tinju bergengsi di level Asia.
Tidak hanya menjadi tuan rumah, tim nasional tinju Indonesia juga menunjukkan kemampuan bersaing dengan mengoleksi tujuh medali, terdiri atas satu emas, satu perak, dan lima perunggu.
Dengan hasil itu, tinju Indonesia kembali menancapkan prestasi di level Asia, mengakhiri penantian panjang selama 34 tahun sejak era petinju seperti Hendri Simangunsong dan Albert Papilaya.
Selanjutnya, Perbati menargetkan untuk kembali menghadirkan panggung internasional melalui kejuaraan tinju Piala Presiden sebagai arena persaingan petinju antarnegara.
Hengky mengatakan bahwa kejuaraan level internasional sangat penting bagi para petinju Indonesia untuk menambah jam terbang dan pengalaman sekaligus mengukur kemampuan mereka dengan menghadapi petinju-petinju terbaik dari negara lain.
Upaya tersebut, kata dia, merupakan bagian dari langkah strategis Perbati untuk mengejar target utama yaitu membawa tinju Indonesia tampil di panggung multicabang olahraga terbesar di dunia yaitu Olimpiade.
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026