Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Jakarta, VIVA – Dimash Qudaibergen, penyanyi asal Kazakhstan yang dikenal memiliki rentang vokal lebih dari enam oktaf akan menggelar konser perdananya di Indonesia.

Baca Juga

Konser bertajuk DIMASH QUDAIBERGEN – LIVE IN INDONESIA, akan digelar pada 12 Desember 2026 di Sentul International Convention Center (SICC). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penjualan tiket akan berlangsung dalam dua tahap, yaitu presale Folago Privé pada 25 Oktober 2026 khusus bagi pemegang saham IRSX yang telah terdaftar dan terverifikasi sebagai anggota Folago Privé, serta penjualan umum pada 26 Oktober 2026 melalui Loket.com sebagai official ticketing partner. 

Baca Juga

Informasi lengkap mengenai konser dan penjualan tiket dapat diakses melalui DQDiMENSIONSWorldTourINA.com.

Informasi mengenai konser ini diperkenalkan dalam konferensi pers yang digelar di Grand Sahid Jaya Jakarta, sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju penampilan perdana Dimash di Indonesia.

Baca Juga

Konferensi pers tersebut turut dihadiri oleh Serzhan Abdykarimov, Ambassador of the Republic of Kazakhstan to the Republic of Indonesia and to ASEAN; Dr. Mochamad Fadjroel Rachman, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan; Subioto Jingga, CEO PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX); serta Michael Haumahu, Chief Marketing Officer FolagoPro.

Dimash dikenal melalui kemampuan vokalnya yang luar biasa, dengan rentang suara lebih dari enam oktaf yang memungkinkannya menjangkau nada rendah hingga nada tinggi. 

Ia juga dikenal mampu membawakan beragam genre musik, mulai dari pop, klasik, dan pop opera hingga musik kontemporer, termasuk karya yang memadukan unsur tradisional. 

Di atas panggung, kemampuan vokalnya berpadu dengan tata panggung, visual, dan elemen teatrikal yang menjadi bagian dari penampilannya di berbagai negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dimash Qudaibergen is more than a renowned artist. He is widely regarded as an important cultural figure and a source of national pride for Kazakhstan, representing our country and its culture on the international stage,” ujar Serzhan Abdykarimov.

“Bagi kami, kehadiran Dimash di Indonesia bukan hanya tentang sebuah konser musik, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Kazakhstan. Melalui musik dan kebudayaan, kita memiliki ruang untuk saling mengenal lebih dekat dan membangun pertukaran budaya yang lebih luas,” sambung Mochamad Fadjroel Rachman.

Halaman Selanjutnya

Kehadiran Dimash di Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pertukaran budaya antara Indonesia dan Kazakhstan.