Pemprov Papua nilai GATF dukung pembangunan ekosistem pariwisata daerah

Minggu, 30 Agustus 2026 17:02 WIB

Image Print

Suasana GATF 2026 di Mal Jayapura, Papua, Jumat (28/8/2026) (ANTARA/Ardiles Leloltery)

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menilai pelaksanaan Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2026 mendukung upaya pembangunan ekosistem pariwisata daerah yang semakin terbuka.

Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Provinsi Papua Triwarno Purnomo dalam pembukaan GATF di Jayapura, Jumat, mengatakan kegiatan yang berlangsung di Mal Jayapura pada 28-30 Agustus 2026 itu tidak hanya melibatkan tujuh travel agent tetapi juga BUMN serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan yang telah dikurasi.

"Ini adalah langkah yang baik agar manfaat kegiatan tidak berhenti pada transaksi perjalanan, tetapi turut dirasakan oleh pelaku usaha lokal," katanya.

Menurut Triwarno, GATF dilaksanakan bukan sekadar menghadirkan berbagai penawaran perjalanan tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat konektivitas, menggerakkan aktivitas ekonomi dan membuka semakin banyak kesempatan bagi masyarakat Papua untuk bepergian, berusaha serta mengenalkan Papua kepada dunia.

"Bagi Papua, konektivitas udara memiliki arti yang sangat penting kondisi geografis yang luas dan beragam membutuhkan dukungan transportasi yang mampu menghubungkan masyarakat membuka akses ekonomi, memperkuat pariwisata serta memperlancar mobilitas orang dan barang," ujarnya.

Dia menjelaskan Papua memiliki kekayaan alam, budaya, adat, kuliner serta keramahtamahan masyarakat yang merupakan modal besar bagi pengembangan pariwisata.

"Sehingga kami ingin wisatawan yang datang ke Papua bukan hanya untuk melihat keindahan alamnya, tetapi juga untuk merasakan pengalaman menghargai budaya dan membangun hubungan persaudaraan oleh karena itu kami berharap momentum ini dapat menjadi ruang promosi bagi Papua," katanya lagi.

Dia menambahkan penguatan konektivitas dan sektor pariwisata dapat mendukung Papua yang sejahtera melalui pertumbuhan ekonomi dan penguatan usaha masyarakat.

"Pada saat yang sama keterlibatan masyarakat, UMKM dan berbagai pemangku kepentingan mencerminkan semangat Papua yang inklusif dan harmonis," ujarnya.

Pihaknya terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha perbankan, pelaku pariwisata, akademisi dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun Papua yang lebih baik di masa mendatang.

Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026