Mataram (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Pulau Lombok terus melakukan pemeliharaan rutin pada ruas jalan kawasan wisata Suela-Sembalun Bumbung di kaki Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur.

"Penanganan difokuskan pada perawatan ruang milik jalan (Rumija), pemeliharaan saluran drainase, serta pembersihan gorong-gorong untuk menjaga kelancaran fungsi jalan menuju kawasan Rinjani," kata Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Pulau Lombok Dinas PUPR-PKP NTB, Kusnadi di Mataram, Selasa.

Ia mengatakan pekerjaan dilakukan pada ruas sepanjang 11,60 kilometer dengan melibatkan 16 petugas. Kegiatan pemeliharaan telah dimulai sejak pertengahan Juli dan ditargetkan rampung pada pekan ini.

"Yang ditangani meliputi perawatan Rumija, pemeliharaan saluran, dan pembersihan gorong-gorong. Penanganan dimulai sejak pertengahan Juli dan direncanakan selesai dalam minggu ini," terangnya.

Baca juga: Sembalun dalam satu tarikan nafas

Sebelum dilakukan penanganan, Kusnadi mengakui kondisi ruas jalan dipenuhi rumput dan semak yang tumbuh lebat di bahu jalan sehingga mengganggu jarak pandang pengendara. Selain itu, saluran drainase dipenuhi rumput, gulma, serta material longsoran dari lereng bukit yang menghambat aliran air menuju titik pembuangan.

Akibat saluran yang tidak berfungsi optimal, ruas jalan Suela-Sembalun kerap mengalami genangan saat hujan turun. Air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar karena saluran dan gorong-gorong tersumbat material longsoran, tanah, serta tumbuhan liar.

Tidak hanya itu, sejumlah gorong-gorong juga tertutup material longsoran dan ditumbuhi rumput maupun gulma sehingga semakin mengurangi kapasitas aliran air.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, petugas, lanjutnya, melakukan pembersihan bahu jalan, mengangkat material longsoran dari saluran, membersihkan gorong-gorong, serta memangkas ranting-ranting pohon yang menjuntai ke badan jalan.

"Ranting-ranting pohon yang berada di atas permukaan jalan dan posisinya rendah juga dipangkas agar kendaraan yang melintas tidak terganggu," ucapnya.

Baca juga: Menjemput "mantra" Sembalun untuk Brang Ene

Kusnadi berharap sistem drainase di sepanjang ruas Suela-Sembalun menuju destinasi wisata Gunung Rinjani kembali berfungsi normal, sehingga aliran air hujan dapat mengalir lancar menuju saluran pembuangan dan tidak lagi menggenangi badan jalan.

"Artinya dengan pemeliharaan itu kami harapkan tidak ada lagi genangan air di bahu jalan karena drainase-nya lancar. Tentunya itu kan membuat keselamatan dan kenyamanan pengendara juga," pungkas dia.

Baca juga: Rinjani menyulam langkah wisatawan