Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendorong pembentukan Desa Migran Emas sebagai upaya memperkuat perlindungan masyarakat yang akan bekerja di luar daerah maupun luar negeri sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga di tingkat desa.
"Program Desa Migran Emas bertujuan memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, memahami prosedur yang legal, dan memiliki keterampilan yang memadai sebelum bekerja di luar daerah maupun luar negeri," kata Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar Harisson di Pontianak Kamis.
Dia mengatakan desa harus menjadi ruang yang mampu memberikan perlindungan, menghadirkan kesejahteraan, serta membangun ketangguhan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.
Menurut dia, desa bukan hanya wilayah administratif, tetapi merupakan ruang kehidupan tempat harapan masyarakat tumbuh dan masa depan dibangun. Karena itu, desa perlu diperkuat agar mampu melindungi warganya serta meningkatkan kapasitas keluarga.
Harisson berharap pekerja migran tidak hanya dipandang sebagai pencari nafkah, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan yang membawa pengalaman, pengetahuan, dan modal sosial untuk membangun desa serta mengembangkan perekonomian keluarga.
Ia menilai keberadaan Desa Migran Emas dapat menjadi instrumen penting dalam mencegah masyarakat terjebak dalam praktik migrasi ilegal yang berisiko merugikan pekerja dan keluarganya.
Selain penguatan perlindungan pekerja migran, Pemprov Kalbar juga mendorong pelaksanaan Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana sebagai upaya membangun ketahanan masyarakat dari lingkungan terkecil.
"Keluarga yang sehat, tanggap, dan tangguh akan melahirkan masyarakat yang kuat dan mampu bangkit menghadapi berbagai persoalan," ujarnya.
Harisson menegaskan keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, instansi vertikal, perangkat desa, serta seluruh pemangku kepentingan agar dapat diterapkan secara nyata di lapangan.
Ketua Panitia Penyelenggara Medya Yanuar Abdullah mengatakan rapat koordinasi tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi dalam pembentukan Desa Migran Emas sekaligus memperkuat pelaksanaan Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana di Kalimantan Barat.
Melalui program tersebut, Pemprov Kalbar berharap desa dapat menjadi pusat perlindungan, pemberdayaan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.