Pemkothimpun 22 ton beras untuk bantu warga terdampak asap karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 16:30 WIB

Image Print

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyalurkan bantuan beras untuk warganya yang terdampak asap karhutla, Rabu (14/10/2026). ANTARA/Edo Purmana

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, mengumpulkan sebanyak 22 ton beras guna disalurkan untuk membantu warga di wilayah setempat yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Wali Kota Palembang Ratu Dewa, di Palembang, Rabu, mengatakan bahwa bantuan ini berasal dari sumbangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) jajaran pemerintah kota setempat.

Melalui Gerakan Urunan Beras, kata dia, ASN dan PPPK Pemkot Palembang berhasil mengumpulkan sebanyak 22 ton beras untuk masyarakat rentan miskin yang terdampak kabut asap akibat karhutla.

Menurutnya, gerakan ini bukan sekadar kegiatan berbagi beras semata, melainkan cerminan dari nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial abdi negara.

Ratu Dewa menjelaskan dampak kabut asap karhutla yang menyelimuti Kota Palembang sejak beberapa pekan terakhir tidak hanya mengganggu aktivitas dan kesehatan, tetapi juga berdampak pada perekonomian warga kurang mampu.

"Di tengah dampak kabut asap karhutla ini, banyak warga Palembang, terutama yang rentan miskin, merasakan beban yang berat. Aktivitas terbatas, kesehatan terganggu, ekonomi pun melambat. Maka, semangat gotong royong ini kita harapkan dapat meringankan beban warga," tegasnya.

Sebanyak 22 ton beras tersebut didistribusikan secara bertahap kepada warga yang telah terdata di wilayah paling terdampak kabut asap dengan prioritas masyarakat miskin, lansia, dan warga dengan gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Dengan adanya bantuan tersebut, ia berharap dapat menjaga stabilitas sosial dan membantu meringankan beban ekonomi warga rentan di tengah upaya pemerintah yang terus berjibaku melakukan penanganan dan pencegahan karhutla.

Ia juga berharap gerakan ini dapat menjadi pemantik bagi elemen lain, baik BUMN, BUMD, maupun sektor swasta untuk ikut bergerak bersama membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi pemantik untuk dilakukan secara berkelanjutan oleh pihak-pihak lainnya di Kota Palembang," ujarnya.

Pewarta: Edo Purmana
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026