Pemkot Yogyakarta siapkan 3.000 dosis vaksin pertahankan nol rabies
Minggu, 6 September 2026 17:32 WIB
Petugas medik veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Yogyakarta menyuntikkan vaksin rabies ke kucing peliharaan (ANTARA/HO-Dinas Kominfosan Yk)
Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta menyiapkan sebanyak 3.000 dosis vaksin gratis untuk kucing, anjing, dan kera, selama September 2026 guna mencegah dan mempertahankan status nol kasus rabies.
"Pada prinsipnya kami siapkan vaksin untuk semua hewan penular rabies yang ada di Kota Yogyakarta, selama September kami siapkan sekitar 3.000 dosis vaksin," kata Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan Dinas Pertanian dan Pangan Yogyakarta Sri Panggarti di Yogyakarta, Minggu.
Menurut dia, jumlah dosis vaksin yang disediakan itu berkaca pada realisasi vaksinasi rabies tahun 2025 yang mencapai 3.011 hewan, dengan rincian 2.435 kucing, 565 anjing dan 11 kera atau monyet.
Dia mengatakan vaksinasi rabies gratis diberikan untuk hewan penular rabies yang berdomisili di Yogyakarta dengan dibuktikan KTP pemilik hewan. Kegiatan vaksinasi telah dimulai salah satunya di Pendopo Kelurahan Mantrijeron pada awal September 2026.
"Hewan yang diberikan vaksin itu baik yang lama maupun baru dan memenuhi syarat divaksin, seperti kondisinya harus sehat, tidak bunting, tidak menyusui, cukup umur dan sudah diberi obat cacing," katanya.
Dia mengatakan sampai kini tidak ada kasus rabies di Yogyakarta. Namun demikian pihaknya mengingatkan masyarakat agar waspada karena DIY, termasuk Yogyakarta, adalah daerah tujuan wisata yang kadang wisatawan membawa hewan peliharaan.
Medik Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Yogyakarta Sri Wahyuningsih mengatakan kebanyakan masyarakat membawa kucing untuk divaksin rabies, kemudian anjing juga diikutkan untuk vaksinasi rabies.
Menurut dia, beberapa hewan tidak bisa dilakukan vaksinasi karena tidak memenuhi syarat, misalnya karena demam.
"Suhu tinggi itu karena adanya infeksi awal suatu penyakit. Tapi juga bisa karena stres perjalanan. Syarat divaksin itu harus sehat. Kita skrining sehat itu dari suhu tubuh hewan," katanya.
Pihaknya juga menekankan pemilik hewan agar memperhatikan kesehatan hewan dengan tidak hanya divaksin, pencegahan penyakit dari makanan, tempat tinggal, dan kebersihan hewan peliharaan, harus dijaga guna mencegah penyakit zoonosis penularan dari hewan ke manusia.
"Kami harap masyarakat memanfaatkan vaksinasi rabies ini, mumpung ada program dari pemkot yang gratis untuk kesehatan hewan peliharaan dan menjaga Yogyakarta bebas dari rabies," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026