Pemkot Jayapura gandeng Unicef pastikan keamanan pangan MBG
Kamis, 30 Juli 2026 16:35 WIB
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Jayapura Abdul Majid (batik kuning) bersama Unicef serta instansi terkait lainnya saat melakukan kunjungan pada salah satu SPPG yang ada di Kota Jayapura, Papus, Kamis (30/7). ANTARA/Qadri Pratiwi
Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, bersama Unicef serta instansi terkait lainnya, dengan dukungan dari CIDCA, terus memastikan penerapan standar gizi dan keamanan pangan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjamin dengan baik bagi ibu hamil, menyusui, balita, serta peserta didik.
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Jayapura Abdul Majid di Jayapura, Kamis, mengatakan pihaknya mendukung penuh langkah pengawasan dan penguatan kapasitas tenaga kesehatan serta pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Badan Gizi Nasional (BGN(.
"Keamanan pangan dan pemenuhan standar gizi menjadi prioritas utama kami, terlebih sasaran program ini mencakup kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga anak-anak sekolah sebagai generasi penerus," katanya usai mengunjungi salah satu SPPG di Kota Jayapura, Kamis.
Dalam kunjungan lapangan ke salah satu SPPG di Kota Jayapura, lanjutnya, dilakukan dengan pendampingan tim gabungan lintas sektor.
"Dimana tim pendamping tersebut terdiri atas tim pusat yakni Kemenkes, BGN, dan Badan POM, lalu ada juga dari perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Tenaga Pelaksana Gizi (TPG) serta sanitarian puskesmas, Koordinator Wilayah SPPG, perwakilan UNICEF, dan akademisi Universitas Cenderawasih," ujarnya.
Dia menjelaskan pengawasan secara bersama-sama ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar, mulai dari perencanaan menu, pengolahan bahan pangan, higienitas dapur, hingga proses distribusi makanan ke posyandu dan sekolah-sekolah sasaran.
"Sinergi lintas sektor, termasuk keterlibatan UNICEF dan Universitas Cenderawasih, sangat penting agar tata kelola Program MBG berjalan akuntabel, higienis, dan dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," katanya.
Melalui pemantauan intensif dan peningkatan kapasitas SDM kesehatan ini, pihaknya optimistis kualitas gizi masyarakat semakin membaik sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kota Jayapura.
Pewarta : Qadri Pratiwi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026