Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, menggencarkan razia terhadap pelajar SMP dan SMA sederajat yang kedapatan bolos sekolah saat jam pelajaran berlangsung.
"Kami saat ini kembali melakukan razia secara masif terhadap para pelajar yang bolos sekolah saat jam pelajaran berlangsung," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu Sahat Marilutua Situmorang di Bengkulu, Sabtu.
Ia mengatakan razia rutin tersebut merupakan upaya pemerintah membina karakter pelajar agar memiliki kedisiplinan dan kesadaran dalam menaati aturan.
Sahat berharap razia dapat menekan jumlah pelajar yang bolos sekolah sekaligus menjadi salah satu upaya pemerintah mencegah keterlibatan pelajar dalam geng motor di Kota Bengkulu.
Menurut dia, langkah tersebut juga diarahkan untuk membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan taat terhadap peraturan sehingga dapat menjadi contoh positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Sahat menerangkan pelajar yang kedapatan berada di luar sekolah saat proses belajar mengajar berlangsung akan dibawa ke Kantor Satpol PP untuk menjalani pembinaan.
Pembinaan tersebut dilakukan sebagai bentuk penegakan disiplin sekaligus upaya mencegah kenakalan remaja di kalangan pelajar di Kota Bengkulu.
Selain melakukan razia, Satpol PP Kota Bengkulu akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memperbaiki akses yang memungkinkan pelajar keluar dari lingkungan sekolah saat jam pelajaran.
"Kami akan berkoordinasi dengan pihak sekolah agar jalur ini segera diperbaiki dan pengawasannya diperketat. Jangan sampai ada celah yang dimanfaatkan siswa untuk bolos," ujar Sahat.
Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.