Sumedang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, memperluas layanan pendidikan usia dini di wilayah perbatasan, terutama Kecamatan Buahdua, guna meningkatkan pemerataan akses pendidikan sekaligus memperkuat pembentukan karakter anak.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, di Sumedang, Senin, mengatakan langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia melalui layanan pendidikan yang berkualitas serta mudah dijangkau masyarakat.

"Pendidikan anak usia dini merupakan investasi bagi masa depan. Dari sinilah akan lahir generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan menjadi kebanggaan masyarakat Sumedang," katanya.

Menurut dia, salah satu langkah memperluas layanan PAUD negeri di wilayah perbatasan dilakukan melalui kehadiran TK Negeri Sartika di Desa Ciawitali, Kecamatan Buahdua, yang mulai melayani peserta didik pada tahun ajaran 2026/2027.

Ia mengatakan sekolah tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga menjadi lingkungan yang aman, nyaman, bersih, dan menyenangkan agar proses belajar serta tumbuh kembang anak berlangsung secara optimal.

Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong setiap satuan pendidikan menerapkan konsep sekolah ramah anak dan ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memperkuat pembentukan karakter peserta didik.

"Sekolah harus menjadi sekolah ramah anak dan ramah lingkungan. Guru harus bekerja dengan hati, karena pendidikan bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga membentuk akhlak, karakter, dan kebiasaan baik sejak usia dini," ujarnya.

Terlebih, data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyebut Kecamatan Buahdua memiliki 32 satuan PAUD yang terdiri atas 10 taman kanak-kanak dan 22 kelompok bermain.

Selain pembangunan unit sekolah baru, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang pada 2026 juga melaksanakan revitalisasi 57 sekolah, terdiri atas 32 sekolah dasar (SD) dan 25 sekolah menengah pertama (SMP) sebagai upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan.

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.