Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menjalani verifikasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Lima Pilar sebagai upaya memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan sehat sekaligus menuju status STBM Paripurna.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, dalam keterangan di Sidoarjo, menyatakan verifikasi dilakukan Tim Verifikator STBM Provinsi Jawa Timur di enam kecamatan dan 12 desa/kelurahan sampel, yakni Kecamatan Buduran, Waru, Sedati, Tanggulangin, Porong, dan Prambon untuk memastikan penerapan sanitasi sesuai kondisi di lapangan.

"Dari total 604.048 kepala keluarga di Sidoarjo, sebanyak 308.789 KK telah disurvei dan hasilnya 100 persen berstatus Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan. Ini menjadi modal penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," kata Fenny.

Fenny mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah bersama masyarakat yang terus diperkuat sejak Sidoarjo meraih status ODF pada 2024 hingga kini berupaya mencapai predikat STBM Paripurna.

Ia menjelaskan penerapan indikator sanitasi lainnya juga menunjukkan perkembangan positif, meliputi 99,78 persen rumah tangga telah menerapkan pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, 95,43 persen pengelolaan sampah rumah tangga, serta 73,6 persen pengelolaan air limbah rumah tangga.

Menurut dia, pencapaian seluruh indikator STBM membutuhkan sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan pemangku kepentingan lainnya.

Capaian tersebut, lanjutnya, diperkuat dengan perolehan juara pertama STBM Award tingkat pratama nasional pada 2024 dan tingkat madya nasional pada 2025, sementara pada 2026 Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong seluruh daerah memenuhi lima pilar STBM secara menyeluruh.

Selama verifikasi, dirinya menyebut tim meninjau langsung permukiman warga untuk memastikan pencapaian sanitasi tidak hanya tercermin dalam data administratif, tetapi juga diwujudkan melalui perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat.

"Sanitasi tidak dapat dipandang hanya sebagai isu kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan lingkungan, infrastruktur, pendidikan, dunia usaha, media, dan kesadaran masyarakat sehingga sinergi seluruh pihak menjadi kunci untuk memenuhi target 100 persen pada seluruh pilar STBM," ujar Fenny.

Pewarta: Fahmi Alfian
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.