Pemkab Natuna ajak warga manfaatkan posyandu cegah stunting

Rabu, 5 Agustus 2026 20:04 WIB

Image Print

Ilustrasi: Pemeriksaan kesehatan di posyandu. ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau mengajak masyarakat khususnya calon pengantin (catin), ibu hamil, dan orang tua yang memiliki balita untuk memanfaatkan layanan di posyandu sebagai upaya mencegah stunting melalui deteksi dini kondisi kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Hikmat Aliansyah di Natuna, Rabu, mengatakan ajakan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan intervensi serentak yang digagas Kementerian Dalam Negeri dengan sasaran seluruh ibu hamil, balita, dan calon pengantin di setiap wilayah yang dimulai sejak Agustus.

Menurut dia, melalui program tersebut pemerintah menargetkan seluruh sasaran menjalani pemeriksaan kesehatan di posyandu, agar bisa ditangani apabila ditemukan indikasi stunting.

Penanganan terhadap penderita stunting dilakukan melalui sejumlah intervensi, salah satunya pemberian makanan bergizi secara berkelanjutan hingga kondisi gizi kembali normal.

"Dalam kegiatan ini sasaran menjalani pengukuran dan penimbangan, meliputi tinggi badan, berat badan, serta lingkar lengan atas sebagai upaya mendeteksi dini stunting," katanya.

Ia menjelaskan posyandu dilaksanakan satu kali setiap bulan. Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan tersebut dapat memperoleh informasi jadwal pelaksanaannya melalui ketua RT, kelurahan, maupun pemerintah desa setempat.

Ia menyebut, pemerintah juga memberikan layanan kunjungan ke rumah bagi sasaran yang tidak dapat hadir. Namun, pemerintah daerah tetap mengutamakan masyarakat datang langsung ke posyandu agar pelayanan dapat diberikan secara optimal.

"Kalau hanya satu orang yang tidak hadir, petugas masih bisa melakukan kunjungan ke rumah. Namun, apabila jumlahnya banyak tentu akan lebih sulit dijangkau satu per satu," ujarnya.

Hikmat mengatakan apabila dalam pemeriksaan ditemukan masalah kesehatan lainnya, petugas akan memberikan rujukan secara berjenjang ke fasilitas pelayanan kesehatan, dimulai dari puskesmas, agar pasien memperoleh penanganan lebih lanjut.

"Pemeriksaan kesehatan secara berkala penting dilakukan untuk mendeteksi masalah sejak dini sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi yang lebih berat," ujar dia.

Pewarta : Muhamad Nurman
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.